Produksi Ikan Budidaya Batang Hari Tembus 238 Ton di Awal 2026
Heri Prihartono May 03, 2026 08:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN -  Produksi ikan budidaya di Kabupaten Batang Hari tercatat 238 ton pada periode Januari hingga Maret 2026.

Ikan budidaya berasal dari sejumlah kecamatan seperti Pemayung, Muara Bulian, dan Tembesi.

Produksi tersebut didominasi oleh budidaya ikan air tawar seperti patin yang dibudidayakan melalui kolam air tenang dan keramba.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Perikanan Dinas Peternakan dan Perikanan Batang Hari, Afrizal. Ia mengatakan angka tersebut menjadi awal yang cukup baik dalam upaya mengejar target produksi tahun 2026.

"Untuk produksi ikan budidaya pada triwulan pertama ini sekitar 238 ton, yang berasal dari beberapa wilayah sentra budidaya," katanya, Minggu (3/4/2026).

Ia menjelaskan secara tidak langsung bahwa selain patin, komoditas ikan nila dan lele juga menjadi fokus pengembangan budidaya di daerah tersebut. 

Pendataan lanjutan terhadap produksi ikan tersebut akan kembali dilakukan pada bulan Juni mendatang.

"Untuk nila dan lele nanti akan ada pendataan lagi di bulan 6," ujarnya.


Ia juga menyebut selama ini hasil budidaya ikan sebagian besar langsung dipasarkan ke pasar tradisional, termasuk dari wilayah Pemayung yang banyak menggunakan kolam tanah.


Namun ke depan, pihaknya juga mulai menjajaki kerja sama dengan pihak ketiga untuk pengolahan hasil perikanan dalam bentuk fillet, khususnya untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).


"Selama ini hasil ikan langsung dijual ke pasar, namun kita juga sedang mendorong kerja sama dengan pihak ketiga untuk pengolahan dalam bentuk fillet," jelasnya.


Lebih lanjut, ia berharap capaian produksi ikan di tahun 2026 dapat mencapai target yang telah ditetapkan.


Berdasarkan informasi yang sebelumnya target produksi ikan budidaya pada tahun 2026 sebesar 10.500 ton.


Ia berharap tahun ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat pembudidaya ikan di Kabupaten Batang Hari.


"Kita berharap tahun ini target produksi bisa tercapai, bahkan meningkat, sehingga pendapatan nelayan dan pembudidaya juga ikut naik," pungkasnya.

Baca juga: Petugas Damkar Batang Hari Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Atap Rumah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.