Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Persib Bandung kembali ke kandang untuk menjamu PSIM Yogyakarta pada Super League Indoesia 2025/2026, di Stadion GBLa, Kota Bandung, Senin (4/5/2026).
Kemenangan atas Bhayangkara FC 2-4 membuat mental Skuad Pangeran Biru meningkat untuk menghadapi tim yang berjuluk Laskar Mataram.
Apalagi kini Marc Klok dkk main di kandang di mana Persib sejauh ini belum pernah terkalahkan. Baru Arema FC yang berhasil pulang tanpa kekalahan saat menahan imbang Persib 0-0 di GBLA.
Suntikan motivasi dan harapan Bobotoh untuk bisa hattrick juara liga jadi pelecut semangat dan motivasi anak asuh Bojan Hodak.
Terlebih di sisa 4 laga ini Persib tak boleh terpeleset di satu laga pun. Seri apalagi kalah bakal menjadi alarm berbahaya.
Baca juga: Persib Kans Main di 4 Kompetisi Musim Depan, Termasuk 1 yang Masih Misteri Digodok PSSI-LIB
Namun, tentu tidak akan mudah bagi Persib untuk menaklukan PSIM, sebab mereka juga bertekad untuk bisa mendapat poin penuh di Bandung.
Apalagi PSIM sedang berusaha bangkit setelah 7 pertandingan tak meraih kemenangan.
Dipastikan mereka bakal berjuang mati-matian untuk bisa mendapatkan poin untuk memperbaiki klasemen yang kini berada di posisi 10 dengan poin 39.
Meski di 7 pertandingan terakhir PSIM tanpa kemenangan, Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, tetap tak mau menganggap remeh.
Menurutnya, laga menghadapi PSIM hanya berselang empat hari di antara setelah menghadapi Bhayangkara.
"Atmosfer tim sedang bagus karena hasil pertandingan terakhir dan performa (bagus) di babak kedua saja. Kami sedang fokus untuk hadapi Jogja (PSIM)," ujar Bojan, menjelang laga di Stadion GBLA, Minggu (3/5/2026).
Menurut Bojan, PSIM merupakan tim yang terorganisir dengan baik, sulit dikalahkan di semua pertandingan.
"Bahkan ketika mereka kalah, hanya kalah dengan selisih satu gol saja, mereka tim yang bekerja sangat keras. Jadi saya memperkirakan pertandingan yang sulit, tapi saya berharap di akhir pertandingan kami akan mendapatkan hasil yang positif," kata Bojan.
Baca juga: Cirebon Jadi Pusat Gerakan Nasional, Imunisasi Didorong Kembali Demi Cegah KLB
Saat ditanya setelah kemenangan dramatis lawan Bhayangkara, bagaimana kondisi tim, Bojan mengatakan, setiap kemenangan itu penting, dengan setiap kemenangan menjadikan pemain yang lebih baik dan menjadikan tim yang lebih baik.
"Hal yang baik adalah setelah tertinggal 2-0, para pemain menunjukkan karakter di babak kedua, kami bangkit. Bisa saja lebih dari empat (gol) saya rasa, Bhayangkara bisa saja (senang) hanya kalah dengan selisih empat gol, dan ini seperti apa yang Barba katakan, kepercayaan diri ekstra, energi ekstra untuk pertandingan berikutnya," ujar pelatih asal Kroasia ini.
Lawan PSIM nanti, Bojan memastikan dua pemainnya yang sebelumnya absen bisa kembali diturunkan.
"Eliano dan Lucho keduanya bermain, hanya satu yang absen yaitu Barros karena sudah mendapatkan empat kartu kuning. Semuanya baik-baik saja, ada beberapa pemain baru yang akan bermain (sebagai starter), beberapa pemain yang bugar, jadi saya rasa kami akan baik-baik saja," tuturnya. (*)