TRIBUNNEWS.COM – Barcelona menghadapi salah satu keputusan penting menjelang akhir musim 2025/2026, yakni menentukan masa depan Marcus Rashford.
Penyerang asal Inggris tersebut saat ini berstatus pemain pinjaman dari Manchester United dan tampil cukup impresif sejak bergabung pada musim panas lalu.
Meski menunjukkan kontribusi signifikan, Barcelona dikabarkan masih belum sepenuhnya yakin untuk mengaktifkan opsi pembelian permanen senilai €30 juta (sekitar Rp609 miliar) yang tertera dalam kesepakatan peminjaman.
Keputusan akhir akan sangat bergantung pada evaluasi pelatih Hansi Flick dalam beberapa pekan ke depan.
Secara statistik, Rashford mencatatkan performa yang solid dengan torehan 13 gol dan 11 assist dari 46 penampilan di semua kompetisi.
Catatan ini menjadi semakin menarik karena ia tidak selalu mendapatkan tempat sebagai starter secara reguler sepanjang musim.
Bahkan, dalam beberapa laga terakhir, Rashford sempat tidak masuk dalam susunan pemain meskipun Raphinha mengalami cedera.
Namun demikian, Rashford mulai menunjukkan sinyal positif dalam upayanya meyakinkan manajemen Barcelona.
Berdasarkan laporan Mundodeportivo, Rashford kini mulai dipertimbangkan sebagai alternatif di sisi kanan lini serang, posisi yang biasanya ditempati oleh wonderkid Lamine Yamal.
Penampilan impresifnya saat Barcelona meraih kemenangan atas Osasuna menjadi salah satu bukti fleksibilitasnya dalam beradaptasi di berbagai posisi.
Rashford berhasil memberikan satu assist dalam kemenangan 2-1 di El Sadar pada Minggu (3/5) dini hari WIB.
Baca juga: Hasil Akhir Osasuna vs Barcelona: Skor 1-2, Blaugrana Bisa Pesta Juara Di hadapan Real Madrid
Sementara itu, setiap kali dalam kondisi fit, Lamine Yamal hampir selalu menjadi pilihan utama dan kerap bermain penuh dalam pertandingan.
Hal ini membuat pemain muda Roony Bardghji kesulitan mendapatkan menit bermain sejak didatangkan dari FC Copenhagen.
Situasi tersebut memunculkan spekulasi bahwa Bardghji berpotensi dilepas dalam waktu dekat, yang secara tidak langsung membuka ruang di sektor sayap kanan.
Di sisi lain, Barcelona sebenarnya tengah memprioritaskan pencarian pemain sayap kiri baru sebagai pelapis Raphinha.
Kondisi ini sempat membuat peluang Rashford untuk dipermanenkan terlihat menipis.
Namun, dengan kemampuannya bermain di berbagai posisi lini depan, termasuk sisi kanan, peluangnya untuk bertahan kembali terbuka.
Kendati demikian, masa depan Rashford di Spotify Camp Nou tetap bergantung pada tercapainya kesepakatan baru dengan Manchester United.
Barcelona disebut enggan langsung menebus klausul €30 juta, sehingga opsi negosiasi ulang atau perpanjangan masa peminjaman bisa menjadi solusi alternatif.
Dengan sisa musim yang masih berjalan, Rashford memiliki kesempatan emas untuk terus meningkatkan performanya dan meyakinkan manajemen klub.
Jika mampu tampil konsisten hingga akhir musim, bukan tidak mungkin Barcelona akan berubah pikiran dan mempertahankannya sebagai bagian dari proyek jangka panjang mereka.
(Tribunnews.com/Ali)