Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Pemerintah Kota Tasikmalaya mendengarkan aspirasi dari serikat buruh dengan menggelar Forum Group Discussion (FGD) di Aula Rumah Makan Sambel Hejo, Minggu (3/5/2026).
Dalam FGD tersebut, ada beberapa aspirasi yang disampaikan serikat buruh kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya beserta pimpinan DPRD Kota Tasikmalaya dan dinas terkait.
Adapun untuk aspirasi yang disampaikan serikat buruh antara lain pemenuhan hak normatif pekerja, penghapusan outsourcing, dorong lahirnya regulan ketenagakerjaan yang baru, jaminan sosial bagi pekerja rentan termasuk ojol, optimalisasi LKS Tripartit, hingga penyediaan pendidikan, dan pelatihan kerja.
"Dalam FGD kali ini ada 11 aspirasi yang disampaikan oleh serikat buruh, nanti akan ditindak-lanjut yang dilakukan pastinya harus ada keberpihakan dan kepastian hukum peraturan yang ada," ungkap Wali Kota Tasikmalaya Kota Viman Alfarizi Ramadhan dikonfirmasi TribunPriangan.com, Minggu.
Viman menyebut, salah satu aspirasinya yakni penghapusan outsourcing, hingga penerapan upah murah di Kota Tasikmalaya hingga mengenai jaminan sosial para pekerja.
"Ke depan, kita harus menindaklanjuti apa yang disampaikan pak presiden, biar nanti kita hadir kepastian kesejahteraan bagi para pekerja yang ada di kota Tasikmalaya," jelas Viman.
Baca juga: Wali Kota Tasikmalaya Lepas Ribuan Buruh Untuk Peringati May Day 2026 di Jakarta
Baca juga: Suarakan Hapus Outsourcing dan Upah Murah! Ribuan Buruh Asal Tasikmalaya Menuju Jakarta
Ditanyai soal Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Viman mengakui, belum optimal dan ini harus dijadikan momen agar diskusi dengan serikat pekerja ada keberpihakan.
"Saya juga mengakui dari awal memimpin kurang optimal disana, dan menjadikan momen agar diskusi ini itu berjalan. Karena aspirasi dari rekan Serikat juga meminta bagaimana kedepan industri bisa berkembang hingga investasi di Kota Tasikmalaya, tentu ini menjadi catatan bagi kita semua," ujarnya.
Viman pun berjanji bakal menindaklanjuti apa saja aspirasi yang disampaikan serikat kerja kedepan, sebagai catatan pemerintah untuk terus memberikan kemanfaatan bagi semua.
"Yang penting hari ini kita menindaklanjuti apa yang memang di sampaikan oleh pekerja. Karena, kita juga harus satu frekuensi dengan para pekerja khususnya di kota Tasikmalaya," kata Viman. (*)

