TRIBUNNEWS.COM - Cedera bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, mewarnai kemenangan Sassuolo atas AC Milan pada giornata 35 Serie A Liga Italia 2025/2026.
Berlangsung di Mapei Stadium, Emilia Romagna, AC Milan harus mengakui kemenangan Sassuolo lewat skor akhir 2-0, Minggu (3/5) malam WIB.
Gawang AC Milan kawalan Mike Maignan sudah harus kebobolan ketika laga baru berjalan lima menit. Adalah Domenico Berardi yang sukses menorehkan namanya di papan skor.
Jay Idzes dan kolega menggandakan keunggulan di menit 47' via Armand Lauriente, sekaligus menjadi lesakan terakhir di laga ini.
Dengan tambahan angka penuh, Sassuolo sukses naik ke posisi sembilan klasemen sementara Liga Italia. Jay Idzes dan kolega mengemas 49 poin.
Sebaliknya, kekalahan AC Milan membuat persaingan zona UEFA Champions League (UCL), memanas. Napoli, AC Milan, Juventus, Como, dan AS Roma masih berpeluang menyegel tiket tampil di Liga Champions musim depan.
AC Milan sementara berada di posisi tiga dengan raihan 67 poin, terpaut tiga angka atas Napoli sebagai runner-up, yang pada pekan 35 ditahan imbang Como 0-0 di Stadio Giuseppe Sinigaglia.
Sorotan lain tertuju kepada Jay Idzes. Bek Timnas Indonesia ini ditarik keluar pertandingan pada menit 40' digantikan oleh Woyo Coulibaly.
Gianluca Di Marzio dalam cuitan media sosial X (Twitter) menuliskan bahwa Jay Idzes mengalami cedera. Senada dengan pernyataan jurnalis asal Italia tersebut, Jay Idzes tertatih-tatih ketika keluar lapangan pertandingan.
Di sisi lain, AC Milan juga harus bermain dengan 10 orang sejak menit 24' setelah Fikayo Tomori mendapatkan kartu keduanya di laga ini, yang berarti mandi lebih cepat dari rekan-rekannya.
Permainan terbuka AC Milan dan Sassuolo menjanjikan jual beli serangan di awal babak pertama.
Gol cepat yang dicari tim tuan rumah pun terealisasi ketika laga baru menunjukkan menit kelima. Diawali dari kesalahan Alexis Saelemaekers yang kehilangan bola di area pertahanan, berujung gol pembuka tuan rumah.
Domenico Berardi menghukum kecerobohan Saelemaekers melalui lesakannya yang mengubah papan skor menjadi 1-0, meneruskan umpan dari Armand Lauriente.
Sepakan Berardi mengarah ke sisi kanan bawah gawang AC Milan tanpa bisa digapai oleh Mike Maignan.
Baca juga: Condong Nasib Luka Modric di AC Milan, Lebih Positif Kejar Kontrak Ketimbang Pensiun
Merespons gol Sassuolo, AC Milan meningkatkan intensitas serangan. Di menit ke-6, Rafael Leao mengklaim adanya handball pemain Sassuolo di dalam kotak penalti.
Namun klaim tersebut tak digubris wasit pertandingan.
Sebaliknya, gawang AC Milan nyaris kebobolan lagi melalui skema serangan balik. Adalah M'Bala Nzola yang tinggal berhadapan dengan kiper Milan, Mike Maignan.
Sayang, sepakan striker Sassuolo itu masih bisa ditepis penjaga gawang nomor satu timnas Prancis tersebut.
Sejauh 11 menit pertandingan berlangsung, bek Timnas Indonesia, Jay Idzes tampil solid di lini pertahanan Sassuolo bersama Tarik Muharemovic.
Duet ujung tombak penyerangan Milan, Rafael Leao dan Christopher Nkunku belum memberikan kesulitan berarti bagi lini pertahanan Neroverdi, julukan Sassuolo.
Ardon Jashari mendapatkan peringatan dari wasit setelah melakukan profesional foul terhadap Domenico Berardi yang berkesempatan melakukan serangan attack di menit ke-15.
Semenit berselang, Nkunku melakukan protes kepada wasit meminta penalti setelah dirinya merasa dijatuhkan di dalam kotak penalti ketika sudah menghadap ke gawang Sassuolo untuk melepaskan tembakan.
Di menit ke-18, Sassuolo melakukan kesalahan yang mengakibatkan bola berhasil direbut Rabiot di area pertahanan mereka.
Passing diberikan Rabiot kepada Leao yang sudah berada di tepi kotak penalti tuan rumah. Dalam situasi terbuka, Leao yang menghadap ke gawang Sassuolo, melepaskan tembakan keras.
Tetapi percobaan junior Cristiano Ronaldo tersebut belum target.
Peta menghampiri kubu tim tamu ketika harus bermain dengan 10 orang. Sebab, Fikayo Tomori mendapatkan kartu kuning keduanya di laga ini, tepatnya menit ke-24 setelah menebas kaki Armand Lauriente.
Unggul jumlah pemain membuat Sassuolo besutan Fabio Grosso leluasa melancarkan serangan.
Di menit ke-40', Grosso menarik keluar Jay Idzes dengan memasukkan Woyo Coulibaly. Jay Idzes mengalami ketidaknyamanan saat berjalan ketika ditarik keluar pertandingan.
Menyisakan lima menit waktu normal, Sassuolo terus menggempur pertahanan AC Milan. Sementara Rossoneri sesekali melancarkan serangan balik yang mengandalkan kecepatan Leao dan Nkunku.
Skor 1-0 bertahan untuk keunggulan AC Milan di babak pertama.
Babak kedua baru berjalan dua menit, AC Milan kembali kebobolan. Adalah Armand Lauriente yang menggetarkan kembali gawang tim tamu kawalan Mike Maignan.
Sassuolo memanfaatkan keunggulan jumlah pemain lewat keunggulan sementara 2-0.
AC Milan merespons ketertinggalan dengan memainkan amunisi yang berkarakter lebih menyerang. Adalah Ruben Loftus-Cheek, Santiago Gimenez, dan Christian Pulisic yang diturunkan serentak.
Namun hal itu tak cukup untuk membantu AC Milan setidaknya memperkecil ketertinggalan. Rossoneri harus mengakui kemenangan 2-0 Sassuolo di akhir laga.
Sassuolo
Turati (GK); Walukiewicz, Idzes, Muharemovic, Garcia; Thorstvedt, Matic, Kone; Berardi, Nzola, Lauriente
AC Milan
Maignan (GK); Tomori, Gabbia, Pavlovic; Saelemaekers, Fofana, Jashari, Rabiot, Estupinan; Nkunku, Leao
(Tribunnews.com/Giri)

