TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, menyoroti rendahnya cakupan imunisasi di Kota Singkawang pada tahun 2025.
"Atau terendah dari 14 Kab/Kota cakupan imunisasi di Kota Singkawang pada tahun 2025 hanya 20 persen partisipasinya," katanya, pada Minggu 3 Mei 2026.
Ia menilai angka tersebut cukup rendah. Maka, ia mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan rutin melakukan imunisasi demi kesehatan anak-anak.
"Mengingat dampak yang sangat berbahaya jika tidak dilakukan," ujarnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan tingginya angka stunting atau gizi buruk pada anak-anak.
Baca juga: Jelang Waisak 2026, Wali Kota Singkawang Pimpin Karya Bhakti di TMP Bambu Runcing
Lanjutnya, ia menekankan kepada orang tua untuk melakukan pemeriksaan rutin seperti imunisasi secara berkala.
"Proses mulai dari ibu hamil, melahirkan, hingga anak-anak sangat memerlukan daya tahan tubuh yang baik, sehingga pemeriksaan imunisasi secara berkala menjadi sangat penting," tutupnya. (*)
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!