TRIBUNKALTIM.CO – Manchester United meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Liverpool dalam lanjutan Premier League 2025/2026 di Old Trafford, Minggu (3/5/2026) malam WIB.
Hasil ini memastikan Setan Merah lolos ke Liga Champions musim depan setelah mengoleksi 64 poin dari 35 pertandingan.
Gol kemenangan MU dicetak oleh Matheus Cunha, Benjamin Sesko, dan Kobbie Mainoo.
Sementara Liverpool membalas lewat Dominik Szoboszlai dan Cody Gakpo.
Baca juga: 2 Gol dalam 15 Menit! Live Score Manchester United vs Liverpool di Liga Inggris, Setan Merah Unggul
Dengan raihan poin tersebut, posisi United sudah tidak mungkin lagi dikejar tim di luar lima besar, seperti Bournemouth yang baru mengoleksi 52 poin dan maksimal hanya bisa mencapai 61 poin.
Pelatih MU, Michael Carrick, menegaskan bahwa pencapaian ini bukan alasan untuk cepat berpuas diri.
Ia menekankan pentingnya proses dan perkembangan tim sepanjang musim.
“Ya, dalam beberapa hal saya bangga. Kerja keras yang telah dilakukan dan cara para pemain bermain memberi banyak pelajaran. Kualifikasi ke Liga Champions sempat terasa jauh, tetapi itu bukan sesuatu yang kami rayakan secara berlebihan. Kami hanya ingin finis setinggi mungkin di liga,” ujarnya dikutip dari Sky Sports.
Carrick juga menyoroti faktor kebersamaan tim sebagai kunci performa impresif Manchester United musim ini.
“Pemain dan staf yang bagus sangat membantu. Koneksi dalam tim ini luar biasa, kami mampu mengatasi perubahan dan tantangan sulit. Para pemain menerima semua ide dengan sangat baik, dan kami ingin menutup musim dengan kuat,” tambahnya.
Dari sisi permainan, Carrick puas dengan produktivitas timnya yang terus mencetak gol dalam beberapa laga terakhir, namun tetap menekankan pentingnya keseimbangan, terutama saat bertahan.
“Kami mencetak banyak gol dalam beberapa pertandingan terakhir," kata Carrick.
Baca juga: Live Streaming Aston Villa vs Tottenham di Liga Inggris, Prediksi Skor dan Susunan Pemain
"Tapi fokus kami juga pada permainan tanpa bola. Saya senang dengan cara kami memulai dan juga menyelesaikan pertandingan. Sempat ada dua momen sulit, tetapi kualitas pemain membuat kami tetap menang,” jelasnya.
Pelatih MU itu juga menggarisbawahi pentingnya mentalitas tim saat menghadapi tekanan di lapangan.
“Ketika kami kebobolan, itu menguji keyakinan. Para pemain menunjukkan keinginan untuk bekerja satu sama lain. Taktik itu penting, tetapi mentalitas juga sangat menentukan untuk melewati momen sulit,” tegas Carrick.
Terkait perkembangan tim, Carrick melihat adanya peningkatan signifikan, namun tetap meminta anak asuhnya untuk tidak cepat puas.
“Di liga ini, sangat menyenangkan melihat perkembangan kami. Tapi kami harus terus meningkatkan diri dan tidak meremehkan apa yang sudah dicapai,” ujarnya.
Mengenai langkah selanjutnya, Carrick memilih tetap fokus menjalani proses tanpa terlalu memikirkan hal di luar kendali.
“Ini bukan soal apa yang saya suka atau tidak. Kami tahu situasinya, semuanya berjalan baik, dan kami ingin terus berkembang,” katanya.
Carrick juga memberikan kabar terkait kondisi Benjamin Sesko yang mengalami cedera dalam laga tersebut.
“Dia sudah cukup lama mengalami masalah di tulang kering. Tadi dia mendapat dorongan dan terkena bagian yang sama, itu membuatnya kembali merasakan sakit,” ungkapnya.
Komentar Kobbie Mainoo
Sementara itu, gelandang muda Kobbie Mainoo turut mengungkapkan rasa puasnya setelah membantu tim meraih kemenangan penting atas rival berat.
“Tidak pernah mudah melawan Liverpool. Kami senang bisa menang. Mereka tim yang bagus, mungkin kami tidak cukup tajam di babak kedua, tetapi yang terpenting adalah hasil akhir,” kata Mainoo kepada BBC Sport.
Mainoo juga mengaku senang bisa kembali mencetak gol setelah cukup lama absen dari papan skor.
“Senang rasanya bisa mencetak gol lagi. Sudah cukup lama sejak terakhir kali saya melakukannya,” ujarnya.
Terkait keberhasilan mengamankan tiket Liga Champions, Mainoo menegaskan bahwa timnya belum ingin mengendurkan performa.
“Itu adalah tujuan besar kami, tetapi musim belum selesai. Kami harus terus bekerja keras,” tambahnya.
Ia juga menyinggung soal kontrak barunya bersama Manchester United.
“Ini adalah berkah bagi saya. Saya senang bisa berkomitmen untuk masa depan di klub yang sudah saya bela sejak kecil,” tutup Mainoo.
Dengan performa yang semakin solid dan mentalitas yang terjaga, Manchester United kini berada di jalur positif untuk menutup musim dengan pencapaian maksimal.
Persaingan di Liga Inggris 2025/2026 semakin memanas jelang fase akhir, baik di papan atas maupun papan bawah klasemen.
Dari zona elite, Manchester United memastikan diri menyusul Manchester City dan Arsenal sebagai wakil Inggris di Liga Champions untuk musim depan.
Kepastian itu didapat setelah Manchester United meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Liverpool pada pekan ke-35, Minggu (3/5) malam WIB.
Adapun tiga gol kemenangan Setan Merah masing-masing dicetak oleh Matheus Cunha, Benjamin Sesko, dan Kobbie Mainoo, sementara gol balasan Liverpool hadir melalui Dominik Szoboszlai dan Cody Gakpo.
Tambahan tiga poin membuat Manchester United kini mengoleksi 64 poin dari 35 pertandingan.
Raihan tersebut sudah cukup untuk mengunci posisi lima besar, mengingat pesaing terdekat di luar zona alias peringkat keenam seperti Bournemouth (52 poin) hanya mampu mencapai maksimal 61 poin jika menyapu bersih sisa laga.
Menariknya, di bawah kepemimpinan Michael Carrick, Manchester United menunjukkan performa kandang yang impresif.
Termasuk sejak periode kepelatihannya sebelumnya, mereka mampu memenangi delapan dari sembilan laga kandang di Premier League, dengan hanya satu kekalahan.
Catatan tersebut menempatkan Carrick sebagai manajer keenam dan manajer asal Inggris pertama yang mampu memenangi lebih dari delapan dari sembilan laga kandang awalnya di kompetisi ini, sekaligus menjadi yang pertama sejak Antonio Conte pada musim 2016/2017, dikutip dari Yahoo Sport.
Sementara itu, kabar baik juga datang dari Tottenham Hotspur yang berhasil keluar dari zona degradasi pada pekan ke-35.
Bertandang ke Villa Park, Spurs sukses mencuri kemenangan penting 2-1 atas Aston Villa. Dua gol kemenangan tim tamu dicetak oleh Conor Gallagher dan Richarlison.
Sementara gol hiburan Aston Villa diukir oleh Emi Buendia.
Tambahan tiga poin ini membuat Spurs naik ke posisi ke-17 dengan koleksi 37 poin, sekaligus keluar dari zona merah.
Namun mereka kini hanya unggul satu angka dari West Ham United yang turun ke posisi degradasi.
Meski berhasil keluar dari tekanan, posisi Tottenham masih belum sepenuhnya aman.
Dengan selisih poin yang sangat tipis, mereka wajib menjaga konsistensi di tiga pertandingan tersisa, yakni melawan Leeds United, Chelsea, dan Everton.
Dengan situasi klasemen yang semakin ketat di kedua ujung tabel, setiap pertandingan sisa musim ini dipastikan akan menjadi penentu nasib bagi banyak tim, baik dalam perebutan tiket Eropa maupun upaya bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Rekap Hasil Liga Inggris 2025/2026 Pekan 35




















(*)