Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet
TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menegaskan pentingnya pembenahan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali, khususnya di tengah proses pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di Halaman Kantor Bupati Morowali, Kompleks Perkantoran Fonuasingko, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Senin (4/5/2026).
Dalam arahannya, Iksan menyebut pemeriksaan BPK bukan hal baru.
Baca juga: Kode Redeem FC Mobile Senin 4 Mei 2026, Segera Klaim Item Gratis untuk Kesebelasanmu
Namun, ia menekankan bahwa momen ini harus dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Pemeriksaan ini adalah fenomena yang sering terjadi, tapi hari ini saya meminta agar pemeriksaannya tajam, karena kita ingin memperbaiki Morowali ini,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan daerah harus ditopang oleh sistem pemerintahan yang sehat dan berjalan sesuai aturan, bukan bergantung pada figur pemimpin semata.
“Kita ingin Morowali ini, siapapun pemimpinnya, tetap berjalan sesuai koridor atau aturan yang berlaku,” tegasnya.
Lebih lanjut, Iksan mengingatkan seluruh ASN untuk meninggalkan pola pikir yang mengandalkan kedekatan dengan pimpinan.
Ia menegaskan tidak boleh ada lagi praktik dukung-mendukung dalam birokrasi.
“Tidak ada lagi yang berpikir Morowali ini aman karena dekat dengan pimpinan. Tidak ada lagi soal dukung-mendukung,” katanya.
Baca juga: Masjidil Haram Sediakan Jasa Dorong Kursi Roda dan Layanan Mobil Golf, Segini Tarifnya
Menurutnya, seluruh aparatur harus memiliki semangat yang sama dalam membangun daerah secara profesional dan berintegritas.
Ia berharap, melalui komitmen bersama, Morowali dapat menjadi daerah yang lebih baik, bersih, dan berorientasi pada kepentingan generasi masa depan.(*)