TRIBUNPADANG.COM, DHARMASRAYA - Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, bergerak cepat memulihkan akses transportasi di Nagari Kurnia Selatan, Kecamatan Sungai Rumbai.
Langkah darurat diambil menyusul amblasnya ruas jalan utama yang menjadi urat nadi perekonomian dan mobilitas warga di kawasan tersebut.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pemerintah daerah mulai memasang sembilan unit gorong-gorong beton atau box culvert sejak Sabtu hingga Minggu (3/5/2026).
Upaya ini dilakukan guna memastikan aktivitas masyarakat yang sempat lumpuh kembali berjalan normal.
Kondisi jalan yang amblas sebelumnya dilaporkan sempat memutus rantai distribusi hasil pertanian warga.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Mentawai Senin 4 Mei 2026: Hujan Sedang hingga Lebat Terjadi Siang-Sore
Selain itu, akses menuju fasilitas pendidikan bagi anak-anak sekolah serta pusat pelayanan kesehatan di wilayah tersebut sempat terhambat secara signifikan.
Ketidakpastian akses ini sempat menimbulkan kekhawatiran kolektif di tengah masyarakat.
Kerusakan struktur jalan dinilai tidak hanya menghambat efisiensi waktu perjalanan, tetapi juga mengancam keselamatan para pengguna jalan yang nekat melintas.
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menegaskan bahwa penanganan infrastruktur ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Menurutnya, respons cepat sangat krusial agar dampak sosial dan ekonomi akibat kerusakan jalan tidak meluas.
Baca juga: Agenda Wako dan Wawako Padang Hari Ini: Jadi Saksi Nikah hingga Bahas Jaminan Pekerja Rentan
Dalam tinjauannya, Annisa menekankan bahwa keberadaan infrastruktur jalan merupakan variabel penting dalam roda perekonomian daerah. Tanpa akses yang memadai, kesejahteraan masyarakat di tingkat nagari dipastikan akan terdampak secara langsung.
“Jalan ini adalah urat nadi masyarakat. Kami ingin setiap penanganan infrastruktur tidak sekadar tambal sulam, tetapi memberikan solusi yang tepat dan berkelanjutan demi kepentingan publik,” ujar Bupati Annisa.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemilihan teknis pemasangan sembilan box culvert dilakukan berdasarkan pertimbangan kondisi geografis di lokasi.
Struktur ini diharapkan mampu menahan beban kendaraan sekaligus mengelola debit air dengan lebih baik.
Selain untuk memperkokoh fondasi jalan, pemasangan infrastruktur beton ini juga berfungsi sebagai perbaikan sistem drainase.
Selama ini, drainase yang buruk sering kali menjadi pemicu utama amblasnya jalan saat intensitas hujan meningkat.
Baca juga: Jadwal SIM Keliling Sijunjung Mei 2026, Satlantas Layani Perpanjangan di Tanjung Ampalu Hari Ini
Dengan sistem aliran air yang lebih teratur, risiko pengikisan tanah di bawah badan jalan dapat diminimalisir.
Pemerintah berharap langkah ini menjadi solusi jangka panjang agar kerusakan serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
Sementara itu, apresiasi datang dari perangkat Nagari Kurnia Selatan. Tony Pujiyanto, salah satu perangkat nagari, menyebutkan bahwa kehadiran pemerintah daerah secara langsung di lapangan memberikan rasa tenang bagi masyarakat yang terdampak.
“Kami sangat berterima kasih atas langkah taktis dari Ibu Bupati dan jajaran Dinas PUPR. Jalan ini sangat vital bagi aktivitas warga setiap harinya, mulai dari petani hingga pelajar,” ungkap Tony.
Tony juga menambahkan bahwa proses perbaikan ini melibatkan semangat kolektif antara pemerintah dan warga. Adanya dukungan dari masyarakat setempat dalam mengawasi pengerjaan mencerminkan budaya gotong royong yang masih kental di wilayah Nagari.
Baca juga: Kisah Mawardi MZ Jadi Jemaah Haji Tertua Sumbar, Berangkat ke Tanah Suci Didampingi Anak dan Menantu
Hingga Minggu sore, pengerjaan terus dikebut agar jalan dapat segera dilalui secara penuh.
Dinas PUPR mengimbau warga untuk tetap berhati-hati di sekitar lokasi proyek selama proses pemulihan struktur jalan berlangsung hingga benar-benar stabil.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berkomitmen untuk terus memetakan titik-titik rawan infrastruktur di wilayah pinggiran.
Hal ini dilakukan guna memastikan pemerataan pembangunan dan stabilitas akses transportasi di seluruh nagari yang ada di Dharmasraya. (*)