TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Akhirnya Hera, mantan asisten rumah tangga (ART) yang mengaku disiksa Erin mantan istri Andre Taulany muncul ke publik.
Sembari mengenang masa-masa pilu, Hera menceritakan detik-detik dirinya dianiaya oleh Erin lebih dari dua kali.
Parahnya, Hera mengaku kepalanya ditendang dan dipukul oleh Erin hanya gara-gara permasalahan sepele.
Sebelumnya, Hera telah melaporkan Erin atau yang bernama asli Rien Wartia Trigina ke polisi.
Hera mengaku dirinya dianiaya oleh Erin padahal belum satu bulan bekerja di sana.
Kepada khalayak, Hera menceritakan awal mula dirinya disiksa oleh Erin.
Persoalan bermula saat Hera melakukan aktivitasnya yakni bersih-bersih rumah di sore hari.
"Itu posisi jam 3 sore emang bersih-bersih di rumah ibu Erin itu pagi jam 5 sama jam 3 sore. Itu posisi jam 3 sore saya udah megang sapu, lagi bersihin debu. Dia tiba-tiba ke atas terus lihat hordeng di kamarnya mas Dio belum kebuka dan kamar mandinya masih kebuka," ungkap Hera dilansir TribunnewsBogor.com dari tayangan youtube cumi cumi indigo, Senin (4/5/2026).
Ditemui Erin saat sedang bersih-bersih kamar, Hera terkejut.
Pasalnya di momen itu Erin langsung memarahinya cuma karena permasalahan hordeng tak dibuka dan pintu kamar mandi terbuka.
"Menurut saya nanti lah saya tutup kalau sore kan saya keliling jam 5 saya tutupin, jam 3 ibunya udah keliling udah marah-marah katanya 'kalau di rumah saya enggak boleh ada kamar mandi kebuka, terus ini hordengnya buka, jangan injek karpetnya'. Saya bilang 'iya bu'," pungkas Hera.
Emosinya tersulut, Erin semakin murka kepada Hera.
Puncaknya, Hera mengaku kepalanya dipukul pakai sapu oleh Erin.
"Katanya (Erin ke Hera) 'kamu tuh kalau kerja di sini pakai otak, enggak bisa seenaknya, ini debu masih ada di atas tong sampah'. Aku bilang 'iya bu maaf'. Terus (Erin bilang lagi) 'kamu emang dari tadi kerjanya tol**, kamu tuh enggak becus kerjanya'. Saya bilang 'kalau enggak becus, saya balikin aja'. Dia marah, dia ambil sapu yang saya pegang, langsung dia pukul kepalaku 'kamu tuh enggak kepake di rumah saya, kamu enggak bisa kerja'. Saya bilang 'bu jangan main tangan bu, sakit'. Dia pukul lagi kedua kalinya," ujar Hera.
Setelah kejadian itu, Hera pun menghubungi ibu yayasan ART.
Bukan cuma itu, Hera juga mengadu ke anak kedua Erin dan Andre, Kenzy soal penganiayaan yang ia alami.
Mendengar sang ART disiksa sang ibu, Kenzy ikut syok.
"Saya kan hubungi ibu yayasan, saya minta tolong 'kak tolongin saya, di sini saya udah dianiaya sama ibu Erin, bantuin saya keluar dari sini, bagaimana caranya'. Saya lari ke kamar mas Kenzy 'mas tolongin saya mas, saya udah dipukul ibu dua kali'. Kata mas Kenzy 'ya Allah mba kenapa'," kata Hera.
Ternyata aduan yang dilakukan Hera kepada ibu yayasan itu berbuntut panjang.
Makin kesal, Erin pun langsung memanggil Hera setelah dihubungi yayasan.
Di momen itulah Hera kembali mendapat penyiksaan dari Erin.
"Saya dipanggil sama ibu Erin di lantai satu, karena saya udah hubungi ibu yayasan, ibu yayasan hubungi ibu Erin, meledak lah ibu Erin dia makin marah kata dia 'kamu sini jongkok jangan berdiri'. Di situ dia tendang kepala saya sampai saya kejengkang," ungkap Hera.
Setelah kejadian itu, Erin pun mengambil dan membanting ponsel Hera.
Tak hilang akal, Hera pun berusaha untuk kabur dari rumah Erin.
Caranya dengan meminjam ponsel ART lain lalu menghubungi Andre Taulany.
Saat menghubungi Andre, Hera justru diberikan saran.
Yakni agar Hera melaporkan Erin ke polisi jika memang punya bukti penganiayaan.
"Andre Taulany kan dia udah enggak ada sangkutpautnya sama ibu Erin kan. Katanya (Andre ke Hera) 'kita kan udah cerai, maaf Mba Hera saya enggak bisa bantu apa-apa, paling saya cuma bisa kasih saran kalau emang mba Hera benar dianiaya, lapor aja, tapi harus ada bukti yang kuat ya, karena dia itu sangat licik'. Dia tahu lah mantan istrinya gimana," ujar Hera.
Baca juga: Reaksi Kenzy Saat Lihat Tindakan Erin ke ART, Langsung Telepon Andre Taulany : Sama Mama Dia Takut
Dituduh menyiksa ART hingga dilaporkan ke polisi, Erin tak tinggal diam.
Erin tegas membantah pengakuan Hera serta mengaku punya bukti valid bahwa dirinya tidak pernah menganiaya ART.
"Semua sudah ada bukti-buktinya, CCTV yang di rumah, saksi ART yang di rumah, security terutama, jadi biar proses semua," ungkap Erin.
Tak hanya menanggapi, Erin pun telah melaporkan balik ART-nya dengan pasal Pencemaran Nama Baik.
Ada dua orang yang dilaporkan oleh Erin, yakni Nia Damanik serta Hera.
"Enggak ada (penganiayaan), enggak ada, aman. Tadi sudah ngobrol di rumah, ada pihak dari Polsek Pesanggrahan, Pak RW juga mengecek kebenarannya, dan itu aman," ujar Erin.
Lebih lanjut, Erin pun menceritakan sosok ART yang melaporkannya itu.
"(Hera) Baru banget (bekerja dengan Erin), belum ada satu bulan," imbuh Erin.