Rencana Seaplane Batujai Dimatangkan, Pemprov NTB Pastikan UMKM Lokal Ikut Terlibat
Laelatunniam May 04, 2026 02:07 PM

TRIBUNLOMBOK.COM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah serius menggarap inovasi konektivitas wilayah kepulauan melalui pengembangan pesawat amfibi atau Seaplane.

Bendungan Batujai di Lombok Tengah diproyeksikan menjadi pangkalan utama yang akan menghubungkan Pulau Lombok dan Sumbawa dengan pulau-pulau kecil (gili) tanpa memerlukan landasan pacu darat.

Kepala Dinas Kominfo NTB, Dr. Ahsanul Khalik, menjelaskan bahwa ide ini lahir dari pengalaman Gubernur NTB yang memahami karakteristik negara kepulauan saat menjabat sebagai duta besar.

Kerja sama dengan pihak swasta ini bertujuan untuk membuka wilayah wisata baru yang selama ini sulit dijangkau.

"Ini menjadi kesempatan kita membuka wilayah-wilayah wisata baru di pulau-pulau kecil yang memang jauh lebih indah," ujar Khalik dalam Podcast Tribun Lombok yang tayang, Sabtu (2/5/2026).

Pemilihan Bendungan Batujai sebagai titik lokasi bukan tanpa alasan. Ia menyebutkan lokasi Batujai memungkinkan sistem navigasi dan komunikasi udaranya terintegrasi dengan Bandara Internasional Lombok (BIL).

Menanggapi kekhawatiran masyarakat soal pencemaran lingkungan, Khalik menegaskan bahwa operasional Seaplane ini telah melalui perencanaan matang sebagaimana yang diterapkan di berbagai negara kepulauan lainnya.

Saat ini, proyek tersebut sedang dalam tahap penyusunan gambar rencana, termasuk pengaturan moda transportasi darat dan keterlibatan UMKM di sekitar lokasi.

Ia menegaskan keberadaan Seaplane sangat relevan dengan status NTB sebagai daerah kepulauan.

"Bukan saja relevan dengan kondisi pariwisata kita, tapi relevan dengan NTB sebagai daerah kepulauan. Suatu saat tidak saja untuk kepentingan wisata, tetapi potensi perikanan kita di pulau-pulau kecil nanti bisa terbuka," tambahnya.

Meskipun ada pihak yang menganggap rencana ini terlalu ambisius, pemerintah menganggap kritik tersebut sebagai bagian dari sistem pendukung untuk bekerja lebih keras.

Harapannya, operasional Seaplane ini sudah bisa berjalan dalam waktu dekat guna memperkuat ekonomi dan konektivitas NTB.

Baca juga: Kadis Kominfo NTB: Pembangunan di Kawasan Rinjani Tak Boleh Merusak Kontur dan Ekosistem Alam

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.