Satu Korban Perahu Muat Besi 3 Ton Tenggelam di Perairan Gresik Belum Ketemu, 2 Tewas
Robertus Didik Budiawan Cahyono May 04, 2026 03:19 PM

Tribunlampung.co.id, Jawa Timur - Satu korban perahu bermuatan besi tua 3 ton tenggelam di perairan Gresik, Jawa Timur belum ketemu.

Tim SAR gabungan terus melanjutkan pencarian demi menemukan anak buah kapal ( ABK) yang hilang atas insiden perahu tenggelam.

Perahu itu tenggelam di perairan sekitar pelabuhan PLTU Kabupaten Gresik pada Sabtu, 2 Mei 2026 malam.

Ada lima orang dalam kapal tersebut, dua di antaranya selamat dan tiga sempat hilang. Ketiga korban yang hilang, dua ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. 

Korban yang ditemukan meninggal bernama Halimi (32) pada Senin (4/5/2026).

Penemuan ini dikonfirmasi oleh Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR ini. 

Nanang menerangkan bahwa korban ditemukan sekitar 1,3 mil laut dari lokasi kejadian.

"Korban pertama dievakuasi menuju ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk penanganan lebih lanjut dan tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian terhadap satu ABK yang menjadi korban terakhir" jelas Nanang dikutip dari TribunJatim.com.

Pencarian ini berawal dari laporan adanya kapal nelayan bermuatan besi tua tenggelam di sekitar pelabuhan PLTU Gresik. Perahu tenggelam akibat air masuk ke dalam kapal setelah adanya kapal lain yang lewat.

Satu Nahkoda dan empat ABK dilaporkan menjadi korban dalam kejadian pada Sabtu, 4 Mei sekitar pukul 21.00 WIB ini.

Korban atas nama Alim dan Yusuf berhasil diselamatkan oleh kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

Sedangkan korban atas nama Sukir ditemukan dan dievakuasi oleh tim SAR Ditpolairud Polda Jawa Timur dan Satpolairud Polres Gresik dalam keadaan meninggal dunia di hari yang sama. 

Dua Korban lain atas nama Ajib (55) dan Halimi (32) dilaporkan hilang. Halimi telah ditemukan pada hari Senin (4/5/2026) pagi dan tim SAR gabungan mesih melakukan upaya pencarian korban atas nama Ajib (55).

"Pukul 07.00 WIB salah satu korban atas nama Halimi ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia," beber Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, Sukardi.

Halimi menyusul rekannya Sukir yang ditemukan tak bernyawa pada Sabtu malam. Kini, menyisakan satu korban yang belum diketemukan yakni Ajib.

Usai penemuan jasad Halimi, tim SAR gabungan kembali menyisir lokasi kejadian dengan mengerahkan Basarnas, Polairud. BPBD Provinsi dan Kabupaten serta SAR MTA. Penyisiran di sekitar TKK sampai radius 3 kilometer.

Adapun unsur yang tergabung dalam pencarian ini melibatkan Kantor SAR Surabaya, BPBD Provinsi Jatim, BPBD Gresik, Ditpolairud Polda Jatim, Satpolairud Polres gresik, RAPI, Poskamladu, Madas Gresik, serta nelayan sekitar. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.