TRIBUNBATAM.id, MILAN - Inter Milan mengamankan gelar juara Serie A Liga Italia 2025-2026 di pekan 35 setelah mengalahkam Parma, Minggu (3/5/2026).
Dengan tiga pertandingan tersisa, raihan poin Inter Milan yang mencapai 82 poin sudah tak terkejar oleh pesaing terdekat Napoli yang pekan ini bermain imbang di kandang Como 1907.
Inter Milan, terakhir kali juara Liga Italia tahun 2023-2024, saat ini unggul 12 poin dari juara bertahan Napoli.
Bagi Inter Milan ini adalah gelar juara ke-21 yang pernah diraih di kompetisi Serie A Liga Italia.
Inter Milan yang awalnya hanya membutuhkan satu poin untuk meraih Scudetto justru meraih kemenangan 2-0 lewat gol-gol yang dicetak Marcus Thuram dan Henrikh Mkhitaryan.
Penyerang Prancis, Thuram, membuka skor di waktu tambahan babak pertama, melepaskan tembakan kaki kanan yang keras ke sudut gawang melewati kiper Parma, Zion Suzuki.
Inter Milan harus menunggu hingga menit ke-80 untuk mendapatkan gol kedua, dengan Lautaro Martinez mengirimkan bola melintasi gawang untuk rekan penggantinya, Henrikh Mkhitaryan yang berusia 37 tahun, untuk mencetak gol.
Pita biru dan emas berserakan di lapangan pada akhir pertandingan saat pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, merayakan hadiah besar pertamanya sebagai pelatih, setelah memenangkan Serie A tiga kali sebagai pemain bersama klub tersebut.
Sebelum pertandingan, ia mengatakan kepada media bahwa Inter ingin memastikan gelar Scudetto secepat mungkin.
Inter Milan mendominasi permainan saat pertandingan melawan Parma yang berada di peringkat ke-12, dengan lima dari 12 tembakan mereka tepat sasaran, dibandingkan dengan tim tamu yang tidak mencetak gol dari empat tembakan, menguasai bola 59 persen, dan hanya memiliki tiga peluang besar.
Cristian Chivu memenangkan Treble bersama Inter Milan sebagai pemain tahun 2010, kemudian memulai karier kepelatihannya di akademi muda klub, tempat ia bekerja dengan Francesco Pio Esposito.
“Saya rasa saya sudah pernah tercatat sebelumnya,” kata Cristian Chivu sambil tersenyum saat wawancara dengan DAZN Italia.
“Saya telah melakukan beberapa hal sebagai pemain. Tapi saya senang untuk para pemain ini, untuk klub ini, untuk para penggemar luar biasa yang mendukung kami sejak awal."
“Saya tidak akan menceritakan seluruh narasi dari musim lalu, ejekan dan penghinaan terhadap kelompok ini, tetapi para pemain telah melakukan yang terbaik untuk bekerja keras, bangkit kembali, dan menemukan apa yang dibutuhkan untuk musim kompetitif yang baru."
“Ini adalah gelar ke-21 dan halaman lain dalam sejarah gemilang klub ini."
"Saya lebih muda saat itu, sekarang saya sudah beruban, tetapi saya sama bahagianya seperti ketika saya masih menjadi pemain. Para pemain pantas mendapatkan pujian hari ini, mereka luar biasa,” katanya.
Nerazzurri mengakhiri musim lalu tanpa gelar dan menyaksikan Simone Inzaghi pergi sebelum Piala Dunia Antarklub, mendatangkan Cristian Chivu setelah hanya beberapa pekan melatih tim senior di Parma.
Sedikit yang menyangka dia akan melaju menuju gelar Serie A dengan tiga pertandingan tersisa, dan berpotensi meraih gelar ganda, mengingat Inter Milan akan menghadapi Lazio di Final Coppa Italia pada 13 Mei 2026.
“Untuk apa yang diwakili klub ini, adalah tugas kami untuk bersaing."
"Ada pasang surut, musim ini adalah maraton, dan kami adalah tim yang paling konsisten secara keseluruhan, bahkan setelah kalah beberapa pertandingan, karena kami selalu berhasil bereaksi dan bangkit kembali,” tambah Chivu.
“Saya pikir pada bulan Januari dan Februari kami meraih 14 kemenangan dalam 15 pertandingan, atau semacam itu, kami menyadari bahwa kami bisa melakukannya."
"Kami juga harus mengatasi momen-momen sulit seperti tersingkir dari Liga Champions melawan Bodo/Glimt, kekalahan dalam derbi, tetapi kami selalu tetap tegak dengan bermartabat dan keinginan untuk bersaing hingga akhir,” katanya seperti dikutip dari football Italia.
Hasil Pertandingan
Susunan Pemain
Inter Milan [3-5-2]: 1-Yann Sommer; 31-Yann Bisseck, 25-Manuel Akanji, 95-Alessandro Bastoni [30-Carlos Augusto 67']; 2-Denzel Dumfries, 23-Nicolò Barella [16-Davide Frattesi 89'], 7-Piotr Zieliński [22-Henrikh Mkhitaryan 66'], 8-Petar Sučić, 32-Federico Dimarco ; 9-Marcus Thuram [10-Lautaro Martínez 67'], 94-Francesco Pio Esposito [14-Ange Bonny 46']
Pelatih: Cristian Chivu
Parma [3-5-2]: 31-Zion Suzuki ; 3-Abdoulaye Ndiaye, 37-Mariano Troilo, 39-Alessandro Circati ; 14-Emanuele Valeri [29-Franco Carboni 85'], 16-Mandela Keita [24-Christian Nahuel Ordonez 67'], 41-Hans Nicolussi Caviglia, 10-Adrian Bernabe [22-Oliver Sorensen 75'], 15-Enrico Del Prato; 9-Mateo Pellegrino [23-Nesta Elphege 67'], 7-Gabriel Strefezza [11-Pontus Almqvist 75']
Pelatih: Carlos Cuesta
[ tribunbatam.id/son ]