SURYA.CO.ID, SURABAYA – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya kembali memperkuat kontribusinya dalam pengembangan masyarakat melalui kerja sama strategis dengan Perumda Air Minum Tirta Alam (Perumda) Kota Tarakan, Kalimantan Utara.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Tarakan.
Kerja sama ini mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga penguatan nilai patriotisme sebagai implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi ciri khas Untag Surabaya.
Baca juga: Workshop Penulisan Untag Surabaya, Mahasiswa Psikologi Belajar Melek Media
Dalam kegiatan tersebut hadir Wakil Rektor II Untag Surabaya Supangat, M.Kom., Ph.D., ITIL., COBIT., CLA., CISA, Wakil Rektor III Dr. Sumiati, M.M., serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prof. Dr. Hj. Tri Ratnawati, Ak., M.S., CA., CPA.
Sementara dari pihak mitra hadir Direktur Perumda Air Minum Tirta Alam Tarakan Iwan Setiawan, S.Pd., M.M., M.H.
Sumiati mengatakan, kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan nyata di sektor pelayanan publik, khususnya pengelolaan air minum.
“Melalui kerja sama ini, Untag Surabaya mengimplementasikan Catur Dharma secara utuh. Tidak hanya menciptakan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa pengabdian dan semangat patriotisme dalam membangun bangsa,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik melalui kontribusi keilmuan, riset, dan pendampingan sumber daya manusia.
Hal senada disampaikan Supangat, ia menilai kerja sama tersebut membuka peluang besar dalam pengembangan riset terapan sekaligus peningkatan kompetensi SDM.
“Untag Surabaya berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga terampil, adaptif, dan memiliki etos kerja yang kuat,” katanya.
Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Tirta Alam Tarakan Iwan Setiawan menyambut positif kolaborasi tersebut.
Menurutnya, dukungan dari kalangan akademisi akan membantu penguatan kualitas layanan air minum yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah penting dalam meningkatkan kualitas layanan. Dukungan akademisi akan sangat membantu dalam penguatan kompetensi SDM serta pengembangan sistem pelayanan air minum,” tuturnya.
Penandatanganan MoU ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan In House Training Perpamsi Kalimantan Utara bertema Penguatan Kompetensi SDM dalam Pengelolaan dan Pelayanan Air Minum Profesional dan Berkelanjutan.