Bupati Merangin Pimpin Rakor, Instruksikan Satgas Bergerak Cepat Bantu Warga
Heri Prihartono May 04, 2026 05:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO- Bupati Merangin M Syukur memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Satuan Tugas (Satgas) penanganan banjir di wilayah Kabupaten Merangin, Senin (04/05/2026).

Rakor itu dilaksanakan di ruang pola lantai II Kantor Bupati Merangin, Bupati M Syukur didampingi oleh Asisten I Setda Merangin dan juga dihadiri oleh jajaran Satgas lintas instansi, antara lain, BPBD Merangin, Dinas Sosial Merangin, Dinas PUPR Merangin, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo, Dinas Perkim, Dinas Pendidikan hingga OPD terkait lainnya.

M Syukur dalam kegiatan Rakor itu, menegaskan kepada Satgas yang telah dibentuk untuk memprioritaskan bantuan sosial (Bansos), kesehatan, pendidikan, dan perbaikan infrastruktur bagi warga yang terdampak musibah banjir.

Bupati M Syukur meminta seluruh jajaran untuk bergerak cepat mengatasi dan memberikan kebutuhan dasar paling mendesak di wilayah-wilayah yang terendam.

Berdasarkan data, musibah bencana banjir telah melanda di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Merangin.

Wilayah yang terdampak musibah banjir di antaranya, Desa Pulau Bayur dan Desa Selango di Kecamatan Pamenang Selatan, Desa Rantau Limau Kapas di Kecamatan Tiang Pumpung, Desa Rantau Jering di Kecamatan Lembah Masurai, serta beberapa daerah lainnya.

Hingga saat ini, Pemkab Merangin menyoroti kebutuhan mendasar warga terdampak banjir, meliputi, Desa Rantau Jering, Selango, dan Pulau Bayur dilaporkan sangat membutuhkan bantuan pipa air bersih karena jaringan yang ada rusak akibat terjangan banjir. 

Selain itu, masyarakat Desa Pulau Bayur mendesak pemerintah untuk segera membangun jembatan gantung baru guna memulihkan akses transportasi yang putus total.

Menanggapi keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Bupati M. Syukur menyatakan akan memeras keringat untuk mencari segala celah anggaran yang memungkinkan agar penanganan dampak banjir tetap berjalan optimal.

"Kita harus cari jalan keluar di tengah keterbatasan ini demi masyarakat," ungkap M Syukur.

Sebagai bentuk kepedulian, Bupati M. Syukur secara spontan merogoh kocek pribadinya untuk menyumbang langsung kepada para korban. 

M Syukur menuturkan bahwa aksi ini murni merupakan panggilan kemanusiaan yang tidak bisa ditunda.

"Ini berkaitan dengan sosial kemanusiaan. Apa yang bisa kita bantu, kita dahulukan", tegas M Syukur.

Di sisi lain, untuk mengantisipasi munculnya wabah penyakit pasca-banjir seperti Demam Berdarah Dengue (DBD).

Bupati M Syukur menginstruksikan Dinas Kesehatan dan pihak terkait untuk segera melakukan pengasapan (fogging) secara menyeluruh di pemukiman warga yang terdampak.


(Tribunjambi.com/Frengky Widarta)

Baca juga: Teka-teki Warga Merangin Pamit Lihat Pohon Duku Berbuah, 2 Hari Tak Kembali

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.