Milos Raickovic Jadi Motor Lini Tengah Persebaya Surabaya, Kritik Bonek Terjawab
Adrianus Adhi May 04, 2026 06:32 PM

SURYA.co.id, Surabaya - Milos Raickovic kembali menemukan ritme permainan terbaiknya. Gelandang asal Montenegro itu menjawab keraguan dengan dua gol penting saat Persebaya Surabaya menang telak 4-0 atas PSBS Biak di Stadion Gelora Bung Tomo.

Milos Raickovic tampil sebagai salah satu aktor utama dalam kemenangan Persebaya Surabaya atas PSBS Biak. Dua gol yang ia cetak menjadi penentu jalannya pertandingan sekaligus mempertegas perannya di lini tengah Bajol Ijo.

Tidak hanya tajam di depan, kontribusi Milos juga terasa saat bertahan. Ia mencatatkan satu sapuan, dua intersep, serta satu tekel penting yang membantu menjaga keseimbangan permainan tim.

Perannya membuat lini tengah Persebaya tampil lebih solid dan sulit ditembus. Statistik itu menjadi bukti nyata bahwa Milos bukan sekadar pencetak gol, tetapi juga pengatur ritme permainan.

Milos mengungkapkan bahwa performa tersebut tidak datang secara instan. Ada proses panjang yang ia jalani untuk kembali ke bentuk terbaiknya.

“Kuncinya ada pada kerja keras di setiap sesi latihan serta keyakinan pada kemampuan diri sendiri. Dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya, kepercayaan diri saya juga terus meningkat. Itu yang membantu penampilan saya di lapangan,” kata Milos.

Dalam beberapa laga terakhir, grafik permainannya memang menunjukkan peningkatan. Namun, bagi pemain berusia 32 tahun itu, pencapaian pribadi tetap berada di bawah kepentingan tim.

“Saya tentu senang bisa mencetak dua gol di pertandingan (lawan PSBS Biak). Tapi yang terpenting adalah tim bisa terus menjaga ritme dan meraih hasil positif,” ujarnya.

Sebelumnya, Milos sempat berada dalam tekanan. Penampilannya saat menghadapi Persija di pekan ke-27 Super League menuai kritik dari Bonek dan Bonita.

Baca juga: Kekalahan dari Persebaya Surabaya dan Persik Kediri Buat Aremania Kecewa, Tuntut Evaluasi

Momen itu menjadi titik refleksi baginya. Ia mengakui kondisi tersebut sempat menguji mentalitasnya, namun memilih menjadikannya sebagai dorongan untuk bangkit.

“Ini soal mentalitas. Saya tahu harus terus berjuang, karena kerja keras pada akhirnya akan membuahkan hasil,” ucapnya.

Kini, Milos mulai menunjukkan konsistensi yang lebih baik. Ia menyadari perjalanan musim masih panjang dan menuntut fokus penuh dari seluruh pemain.

“Masih ada beberapa pertandingan ke depan yang akan sangat menentukan. Kami harus terus bekerja keras dan menjaga konsistensi agar bisa terus bersaing,” tegasnya.

Sejauh musim ini berjalan, Milos telah tampil dalam 30 pertandingan dengan torehan tiga gol dan satu assist. Angka yang mungkin tidak mencolok, tetapi perlahan ia membuktikan bahwa kontribusinya bukan hanya sebatas statistik.

Kebangkitan Persebaya

Kebangkitan Milos Raickovic menjadi kabar baik bagi Persebaya Surabaya. Performa impresifnya melawan PSBS Biak memperlihatkan bahwa ia mampu menjadi motor permainan tim.

Dua gol yang ia cetak bukan hanya menambah kepercayaan diri pribadi, tetapi juga memberi energi positif bagi rekan setim. Persebaya kini semakin solid di lini tengah.

Kontribusi Milos dalam bertahan juga mendapat apresiasi. Sapuan, intersep, dan tekel yang ia lakukan membantu menjaga keseimbangan permainan Bajol Ijo.

Bagi Bonek, kebangkitan Milos menjadi jawaban atas kritik yang sempat muncul. Mereka melihat kerja keras sang gelandang mulai membuahkan hasil nyata.

Milos sendiri menegaskan bahwa fokus utamanya adalah tim. Ia tidak ingin pencapaian pribadi mengalahkan kepentingan kolektif.

“Kami harus terus bekerja keras dan menjaga konsistensi agar bisa terus bersaing,” tegasnya. Kutipan ini memperlihatkan komitmen penuh terhadap perjalanan tim.

Baca juga: Francisco Rivera Jadi Top Skor, Persebaya Surabaya Optimistis Finis Empat Besar

Persebaya kini menatap sisa laga dengan optimisme. Tiga kemenangan beruntun dengan catatan clean sheet menjadi modal penting.

Milos Raickovic bersama Francisco Rivera dan Bruno Moreira di lini tengah membuat Bajol Ijo semakin tajam. Kombinasi mereka menjadi kunci dominasi permainan.

Kebangkitan Milos juga memperlihatkan pentingnya mentalitas dalam sepak bola. Ia menjadikan kritik sebagai motivasi untuk bangkit dan tampil lebih baik.

Dengan performa yang semakin konsisten, Milos diharapkan bisa menjaga ritme permainan Persebaya hingga akhir musim. Target finis empat besar kini semakin terbuka.

Persebaya masih memiliki tiga laga tersisa melawan Persis Solo, Semen Padang, dan Persik Kediri. Laga ini akan menjadi ujian berat bagi konsistensi tim.

Bonek berharap Milos terus menjaga performa terbaiknya. Dukungan mereka menjadi energi tambahan bagi sang gelandang untuk tampil maksimal.

Kisah kebangkitan Milos menjadi inspirasi bagi pemain lain. Bahwa kerja keras dan mentalitas kuat mampu mengubah kritik menjadi pujian.

Dengan kontribusi Milos, Persebaya Surabaya semakin percaya diri menghadapi sisa musim. Bajol Ijo siap menutup kompetisi dengan catatan terbaik

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.