TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Proses pembangunan Rumah Singgah dan Museum Marsinah telah tuntas.
Bangunan yang berlokasi di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk itu, memiliki 3 bagian, meliputi gedung musem, taman, dan rumah singgah.
Pelaksana Proyek, Suhartono mengatakan persiapan pembangunan Rumah Singgah dan Museum Marsinah mulai dilaksanakan akhir Desember.
Memasuk Lebaran 2026, Rumah Singgah dan Museum Marsinah telah terbangun kokoh.
Baca juga: Kembali Jabat Sekda Kabupaten Tulungagung, Tri Hariadi Justru Prihatin dengan OTT KPK ke Gatut Sunu
"Progres pembangunan Rumah Singgah dan Museum Marsinah saat ini sudah selesai 100 persen," katanya kepada Tribun Jatim Network, Senin (4/5/2026).
Dia menyebut, Rumah Singgah dan Museum Marsinah punya luasan mencapai 76 meterx12,5 meter.
Museum dan rumah singgah ini dibangun di samping rumah masa kecil Marsinah.
"Intinya, Rumah Singgah dan Museum Marsinah sudah siap pakai dan diresmikan," ungkapnya.
Suhartono menjelaskan, Rumah Singgah dan Museum Marsinah terbagi dalam tiga zona.
Bagian pertama, merupakan gedung museum. Di dalam museum itu bakal dipamerkan koleksi perjalanan hidup Pahlawan Nasional Marsinah.
Kemudian di tengah, terdapat taman berpenutup kanopi serta dilengkapi kolam ikan di kedua sisi. Pengunjung bisa mengakses taman itu untuk bersantai.
"Pembangunannya memperhatikan tingkat kenyamanan pengunjung," ujarnya.
Ia melanjutkan, pada sisi belakang, berdiri bangunan rumah singgah.
Di bangunan rumah singgah menyuguhkan empat kamar berukuran sekira 4x4 meter.
Setiap kamar berisi penyejuk udara atau AC, kasur, lemari, kamar mandi, dan meja rias.
"Disediakan pula meja makan dan dapur. Bangunan ini mungkin diperentukkan untuk rumah singgah," ungkapnya.
Guna menyuplai air bersih, lanjut Suhartono, dibangun sumur sedalam 40 meter beserta tandon.
"Di balik rumah singgah dibikin taman kecil supaya sirkulasi udara baik. Di sisi lain, disiapkan empat kamar mandi untuk pengunjung umum atau pengunjung museum pria maupun wanita. Satu kamar mandi berkloset elektrik," ujarnya.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa dirinya akan meresmikan Museum Marsinah di Kabupaten Nganjuk, pada Mei ini.
Hal itu dikatakan saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kawasan Monas, Jakarta, Jumat, (1/5/2026).
"Bulan ini juga saya akan berangkat ke Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur untuk meresmikan museum perjuangan buruh yang diberi nama Museum Marsinah," terangnya.
Ia menyatakan negara telah mengakui bahwa Marsinah merupakan pahlawan.
Pemerintah telah resmi menetapkan Marsinah sebagai pahlawan nasional pada tahun lalu, tepatnya 10 November 2025.
"Kita telah mengangkat ibu Marsinah sebagai pahlawan nasional," ujarnya. (nen)
(Danendra Kusuma/TribunMataraman.com)