Ratusan Mahasiswa Gabungan Berbagai Perguruan Tinggi Demo ke DPRD Sumsel, Sampaikan 12 Tuntutan
tarso romli May 04, 2026 07:27 PM

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ratusan mahasiswa gabungan dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar demo ke DPRD Sumsel, Senin (4/5/2026).

Dalam aksinya mahasiswa menyoroti masalah dunia pendidikan yang saat ini diabaikan, demi kepentingan lebih besar yang untuk memuaskan para pejabat.

Aksi mahasiswa yang dilakukan dibawah hujan gerimis tetap dilakukan semangat, dan tetap ditemui anggota Komisi V DPRD Sumsel yang membidangi kesra.

Menurut mahasiswa, saat ini pemerintah tidak peduli terhadap pendidikan, di mana guru- guru mengeluh Kesejahteraan yang didapat.

Mahasiswa juga membentangkan spanduk di mana dikatakan MBG (Makan Bergizi Gratis) diprioritaskan tetapi daerah terpencil tidak merata, sedangkan pendidikan menjadi tanda tanya.

"MBG jadi ladang pemimpin bangsa mencari kekayaan saat ini," teriak massa aksi.

Marvel, perwakilan mahasiswa lainnya mengungkapkan, jika pendidikan merupakan  hal utama ternyata tidak prioritaskan, di mana guru- guru saat ini tidak mendapatkan keadilan termasuk rekan mahasiswa. 

"Kami berdiri di sini menggaungkan perubahan yang nyata. Bapak (DPRD) harusnya turun ke lapangan jangan duduk di gedung dingin. Tolong refleksikan pak kami berjuang. Di mana kami turun kembali dan benar- benar lihat keadaan," tandasnya.

Ketegangan sempat memamanas saat mahasiswa hanya diterima komisi V bukan ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie.

Namun, akhirnya mahasiswa menerima dengan dewan duduk lesehan bersama mahasiswa untuk berdialog langsung.

Sementara Ketua Komisi V DPRD Sumsel Alwis Gani yang didampingi Wakil ketua David Hardianto Aljufri, anggota Alfrenzi Panggarbesi dan anggota lainnya, siap menerima dan memperjuangkan aspirasi para mahasiswa.

"Pastinya kami dari komisi V InsyaAllah apa yang disampaikan sudah kami dengar dan jika ada tuntutan tertulis bisa disampaikan dan akan kami perjuangkan. Pastinya karena ada kewenangan masing- masing, baik tingkat Kabupaten kota, provinsi dan pusat. Sehingga kami tidak menutup menerima  penyampaikan aspirasi mahasiswa dan masyarakat, mulai pendidikan buruh maupun kesehatan kami terbuka komisi V," tukasnya.

Baca juga: Kijang Pikap Tabrakan dengan Truk di Gelumbang Muara Enim, Dua Warga Kartamulya Luka Berat

Berikut tuntutan Mahasiswa:

  1. Segera sahkan RUU perampasan aset
  2. Naikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kota (UMK).
  3. Menuntut pemerintah untuk memperketat pengawasan dan penegakan regulasi terhadap perusahaan di sektor perkebunan dan pertambangan
  4. Menambah kuota pekerja retap dari pekerja kontrak.
  5. Menuntut penjaminan dalam bentuk keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
  6. Menuntut transparansi dan keterlibatan publik dalam pembuatan kebijakan ketenagakerjaan.
  7. Menuntut terciptanya lapangan pekerjaan formal yang berkualitas.
  8.  Kembalikan pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas utama negara.
  9. Evaluasi total MBG secara menyeluruh.
  10. Boikot segala bentuk penindasan di lingkungan pendidikan.
  11. Kami menuntut pemerintah sumsel segera mengatasi harga kebutuhan pokok, tranparansi pendidikan, pemerataan tenaga medis, Penindakan tambang ilegal, perbaikan infrastruktur serta perlindungan sosial
  12. Evaluasi total seluruh pemeliharan drainase sebagai penanggulang banjir di 17 kabupaten kota.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.