Pelindo Marine Resmikan Bantuan Sumber Air Berkah: Krisis Air Tuban Teratasi
Cak Sur May 04, 2026 08:32 PM

SURYA.CO.ID, SURABAYA - PT Pelindo Marine Service atau Pelindo Marine meresmikan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Sumber Air Berkah di Dusun Dringu, Desa Jegulo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim). Inisiatif ini, menjadi solusi konkret bagi warga setempat yang kerap dilanda krisis air bersih setiap memasuki musim kemarau.

Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Utama PT Pelindo Marine Service, Warsilan bersama Kepala Kantor Perwakilan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Timur, Helmy Bachtiar Attamimy dan perangkat desa, serta warga penerima manfaat.

Replikasi Program Sukses dari Bangkalan

Direktur Utama PT Pelindo Marine Service, Warsilan, menjelaskan bahwa Program TJSL Sumber Air Berkah, merupakan replikasi dari kesuksesan program serupa yang sebelumnya berhasil dilaksanakan di Desa Peddess, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan.

"Program Sumber Air Berkah ini kami replikasi dari program TJSL yang telah memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat di Bangkalan, dan kini kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan air bersih masyarakat Tuban," kata Warsilan, di kantor pusat Pelindo Marines kawasan Tanjung Perak Surabaya, Senin (4/5/2026).

Lebih lanjut, Warsilan menambahkan, bahwa program tersebut memiliki makna personal sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi dalam pelaksanaannya.

"Sebagai putra daerah, saya pernah merasakan betapa sulitnya hidup dalam kondisi kekurangan air, bahkan untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus (MCK) pun sangat terbatas," ungkap Warsilan yang lahir dan besar di Tuban tersebut.

Warga Kesulitan Air Saat Kemarau

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Dusun Dringu, Muhammad Rokhim, menuturkan bahwa setiap musim kemarau warga Dusun Dringu mengalami kesulitan serius dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

"Pada musim kemarau, warga kami harus mengambil air sejauh lebih dari dua kilometer," ujar Rokhim.

Keterbatasan akses air bersih tersebut berdampak luas pada berbagai aktivitas masyarakat.

"Air ini tidak hanya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga untuk keperluan ibadah, mendukung kegiatan belajar mengajar serta menunjang kegiatan peternakan warga," tambahnya.

Pengeboran Dilakukan Hingga 6 Kali

Penyediaan fasilitas air bersih ini bukan tanpa tantangan. Kepala Kantor Perwakilan IZI Jawa Timur, Helmy Bachtiar Attamimy, mengungkapkan bahwa proses pencarian sumber air memerlukan upaya ekstra.

"Kami telah melaksanakan enam kali pengeboran. Pada pengeboran sebelumnya kami belum menemukan titik yang tepat, setelah beberapa titik sebelumnya belum berhasil, alhamdulillah pada pengeboran ke enam berhasil ditemukan sumber air bersih, dengan kedalaman 52 meter dan akan memberi manfaat berkelanjutan untuk 44 kepala keluarga," beber Helmy.

  • Sumber air ditemukan di kedalaman 52 meter
  • Melalui enam kali proses pengeboran
  • Memberi manfaat untuk 44 kepala keluarga

Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan

Warsilan menekankan, bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari Pelindo Marine, IZI sebagai pelaksana, hingga partisipasi masyarakat.

"Alhamdulillah, kolaborasi antara Pelindo Marine, IZI sebagai pelaksana program, serta warga yang turut bergotong royong bahkan mewakafkan tanahnya menjadi kunci agar program ini memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan," terangnya.

Dengan hadirnya fasilitas air bersih ini, warga Dusun Dringu kini tidak lagi harus menempuh jarak jauh untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.