Jamaah Haji Kloter Pertama Asal Banda Aceh & Aceh Besar Masuk Asrama, 5.426 Orang Siap ke Tanah Suci
Rizwan May 04, 2026 09:54 PM

 

TRIBUNGAYO.COM - Jamaah haji kelompok terbang (kloter) pertama dari Banda Aceh dan Aceh Besar dijadwalkan pada 5 Mei 2026 akan masuk asrama.

Setelah kloter pertama dilanjutkan kloter 2 hingga 14 kloter yang akan terbang melalui Embarkasi Aceh di Bandara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar ke Tanah Suci.

Sementara jumlah keseluruhan jamaah haji Aceh tahun 2026 sebanyak 5.426 orang.

Melansir Kompas.com, calon jemaah haji Aceh yang terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter) siap diberangkatkan menuju ke tanah suci tahun 1447 H/2026 M. 

Kloter pertama asal Banda Aceh dan Aceh Besar akan diberangkatkan ke tanah suci pada 6 Mei 2026 melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar. 

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Arijal mengatakan, kloter pertama yang masuk dalam gelombang awal akan mendarat di Madinah.

Sementara kloter kedua dan seterusnya bakal landing di Makkah.

Selama berada di asrama, jemaah akan mengikuti sejumlah tahapan persiapan mulai dari kedatangan sesuai jadwal kelompok terbang (kloter), pemeriksaan kesehatan oleh tim medis.

Pembagian dokumen dan perlengkapan haji hingga pemantapan manasik sebagai pembekalan akhir sebelum keberangkatan.

“Selanjutnya jemaah akan mengikuti prosesi pelepasan sebelum boarding dan keberangkatan menuju tanah suci,” kata Arijal dalam konferensi pers di media center haji embakarsi Aceh, Senin (4/5/2026).

Arijal mengatakan, kesiapan fisik dan penguasaan tata cara ibadah haji menjadi kunci utama agar jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar dan khusyuk.

“Para jemaah diharapkan benar-benar menjaga kondisi tubuh serta memahami manasik haji dengan baik, sehingga pelaksanaan ibadah di tanah suci dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Bagi keluarga, Arijal mengingatkan agar mereka tidak mengganggu waktu istirahat jemaah selama berada di asrama haji.

“Suasana yang kondusif sangat dibutuhkan agar jemaah dapat fokus mempersiapkan diri sebelum keberangkatan,” ujarnya.

Hadirkan layanan khusus

Sementara itu, Pemerintah Aceh tahun ini menghadirkan layanan khusus bagi calon jemaah haji dengan memanfaatkan gedung VVIP di Bandara Sultan Iskandar Muda sebagai jalur boarding keberangkatan. 

“Ini merupakan program Pemerintah Aceh yang memprioritaskan pelayanan bagi calon jemaah haji Aceh,” kata Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh).

Dek Fadh menjelaskan, proses pemeriksaan X-ray untuk barang bawaan dan jemaah akan dilakukan di asrama haji.

Dengan demikian, saat tiba di bandara jemaah tidak lagi melalui prosedur pemeriksaan dan dapat langsung menuju pesawat melalui fasilitas VVIP.

“Kepada seluruh petugas haji agar memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah dengan penuh tanggung jawab selama proses penyelenggaraan ibadah haji berlangsung,” ujarnya.

Baca juga: Jemaah Haji Indonesia Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan, Cuaca di Mekkah Capai 43 Derajat

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.