Akun Instagram Lenyap, Ahmad Dhani Sebut Ada 'Tangan-tangan Gelap' dan Kemunduran di Ruang Digital
Irwan Wahyu Kintoko May 04, 2026 08:35 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Musisi dan anggota DPR Ahmad Dhani merasa dirugikan saat akun media sosial Instagramnya mendadak hilang, Minggu (3/5/2026) petang.

Ia memandang penonaktifan atau take down akun Instagram @ahmaddhaniprasetyo (ADP) secara mendadak dan nirpenjelasan sebagai sebuah anomali serius dalam tata kelola ruang digital nasional.

Menurutnya, tindakan itu bukan sekadar hilangnya akses media sosial, melainkan sinyal bahaya bagi akuntabilitas publik.

Ahmad Dhani yang sedang menunggu kelahiran cucu pertamanya itu menyatakan, informasi internal Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengidentifikasi ada 'permintaan khusus' entitas tertentu ke pihak Meta (Instagram).

Baca juga: Tidak Sabar Punya Cucu, Ahmad Dhani Siapkan Kolam Renang untuk Anak Al Ghazali dan Alyssa Daguise

Meski identitas pemohon masih terselubung, indikasi kuat menunjukkan adanya penggunaan pengaruh yang melampaui batas prosedural untuk mengintervensi kebijakan platform.

"Fenomena ini menciptakan tanda tanya besar, siapa yang memiliki kuasa untuk membungkam akun terverifikasi tanpa mekanisme yang dapat dipertanggungjawabkan?" kata Ahmad Dhani, Senin (4/5/2026).

Bagi Ahmad Dhani, penonaktifan sepihak terhadap akun bercentang biru, yang secara de jure memiliki perlindungan prosedural lebih ketat, adalah bentuk pengabaian terhadap prinsip due process of law.

"Kami menilai tindakan ini sebagai preseden buruk yang mengancam kebebasan berekspresi dan merusak kepastian hukum di ruang siber," ucap pentolan Dewa 19 itu.

Baca juga: Akun Instagram Tiba-tiba Hilang setelah Singgung Masa Lalu, Ahmad Dhani: Ada Orang yang Ketakutan

Meski Kementerian Komdigi dikabarkan telah melayangkan permintaan resmi untuk reaktivasi akun ADP, langkah tersebut hanya pemulihan gejala, bukan penyembuhan akar masalah.

Ahmad Dhani menyebutkan, pertanyaan fundamentalnya tetap tidak terjawab: bagaimana sistem membiarkan penonaktifan instan terjadi tanpa transparansi?

"Dalam dinamika politik paling tajam di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, hak digital saya tetap dihormati oleh hukum," kata Ahamd Dhani.

"Kala itu, penonaktifan akun wajib melalui koridor pelaporan kepolisian dan prosedur yang terang, namun hari ini, akun terverifikasi bisa dilenyapkan dalam sekejap tanpa jejak legalitas," ucapnya.

Baca juga: Sebut Ada Upaya Pembungkaman, Ahmad Dhani Geram saat Akun Media Sosial Instagramnya Mendadak Hilang

"Kita sedang menyaksikan kemunduran dalam beradab di ruang digital," lanjut suami Mulan Jameela itu.

Saat ini ia mendesak klarifikasi terbuka, baik dari pihak Instagram maupun otoritas terkait, untuk mengungkap dalang di balik intervensi ini.

"Ruang digital Indonesia tidak boleh dikendalikan oleh 'tangan-tangan gelap' yang beroperasi di luar mandat keadilan," tegasnya.

"​Apabila praktik ini dibiarkan tanpa penjelasan, maka tidak ada satu pun warga negara yang benar-benar aman dari potensi kesewenang-wenangan digital," ucap Ahmad Dhani.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.