TRIBUNNEWSMAKER.COM, KLATEN – Klaten Menari 2026 di Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan, Minggu (3/5/2026), menghadirkan pemandangan tak biasa.
Wisatawan asing ikut menari bersama ratusan penari dalam flashmob Tari Klana Dalang Topeng. Bupati Klaten menyebut animo publik melampaui ekspektasi.
Sejak pagi, area pelataran dipenuhi peserta. Barisan penari membentang rapi, sementara panggung terbuka berdiri di sisi lapangan. Di tengah jalannya pertunjukan, sejumlah wisatawan asing tampak mendekat dan bergabung.
Gerakan tangan yang dinamis dan ritme langkah kaki diikuti dengan penuh semangat. Beberapa turis terlihat tertawa saat mencoba menyesuaikan gerakan, menciptakan suasana cair dan interaktif.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengatakan momentum libur panjang menjadi faktor penting tingginya partisipasi.
“Ini tentu hal yang sangat kita syukuri. Momennya tepat rekan-rekan panitia memilih hari ini bertepatan dengan hari libur panjang juga yang kemudian ternyata menarik animo dari warga masyarakat, tidak hanya Indonesia tapi dari luar negeri. Bahkan tadi kita lihat beberapa ikut menari,” ujarnya.
Ia menilai, keterlibatan wisatawan secara langsung menjadi indikator bahwa konsep acara mampu menjangkau audiens lebih luas.
“Harapannya maka dengan pantikan hari ini, kita melihat ini potensinya luar biasa. Insyaallah ke depan kita berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata dan yang lain untuk kemudian bisa kita adakan event-nya skala internasional,” katanya.
Frederico, wisatawan asal Meksiko, mengaku baru pertama kali merasakan pengalaman budaya seperti ini.
“Orang-orang merayakan dan aku suka budaya unik seperti ini. Biasanya saya menonton dari video, dan sekarang saya bisa merasakan pengalaman ini sendiri secara langsung, ini adalah pengalaman unik. dari cinta," pungkasnya. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo )