Makassar (ANTARA) - Kementerian Sosial (Kemensos) meminta kesediaan Pemerintah Kota Makassar kembali menjadi pilot project dalam program "Deklarasi Panti Sosial Bermutu" usai mendapat apresiasi menjalankan program relokasi permukiman kumuh melalui pembangunan Rumah Nayla.

Hal tersebut disampaikan saat Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melakukan lawatan kerja ke Jakarta dengan agenda strategis memperkuat sinergi penanganan masalah sosial dan pengentasan kemiskinan dan bertemu langsung Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf di Jakarta, Senin.

"Kolaborasi adalah kunci. Dengan dukungan Kemensos dan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis berbagai persoalan sosial di Makassar dapat ditangani secara lebih terstruktur, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat," kata Munafri melalui keterangannya di Makassar, Sulawesi Selatan..

Munafri Arifuddin menyambut baik berbagai dukungan dan kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat.

Ia menegaskan komitmen Pemkot Makassar untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat rentan serta memperkuat ekosistem perlindungan sosial di kota ini.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Sosial juga mengapresiasi keberhasilan kolaborasi antara Kemensos, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan Pemerintah Kota Makassar khususnya dalam program pembangunan Rumah Nayla.

Atas capaian tersebut, Kemensos meminta kembali Kota Makassar jadi percontohan program "Deklarasi Panti Sosial Bermutu" yang merupakan
Program untuk meningkatkan kualitas layanan sosial.

Program ini juga hadir untuk menekan potensi kekerasan fisik dan seksual terhadap anak, khususnya di lingkungan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), daycare, serta institusi pendidikan.

Menurut Mensos, langkah-langkah konkret yang dilakukan Pemkot Makassar dinilai tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menilai pendekatan kolaboratif yang dibangun antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah menjadi faktor kunci dalam mempercepat penyelesaian persoalan sosial secara menyeluruh.

Baginya, upaya yang dilakukan Wali Kota Makassar beserta jajaran menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan kebijakan yang responsif dan berpihak kepada masyarakat rentan.

"Ini menjadi contoh baik bagaimana pemerintah daerah mampu bergerak cepat dan memberikan dampak nyata," ujar dia.