Diduga Akibat Korsleting Listrik, 2 Rumah di Desa Lajer Indramayu Ludes Terbakar
Mutiara Suci Erlanti May 05, 2026 09:11 AM

 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Dua unit rumah yang berada di Desa Lajer, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, terbakar.

Bahkan, peristiwa kebakaran yang terjadi pada Senin (4/5/2026) sore itu mengakibatkan salah satu rumah hingga barang-barang di dalamnya ludes tak tersisa.


Sementara satu rumah lainnya tampak hanya menyisakan dinding bangunan yang kondisinya hangus terbakar gara-gara si jago merah.


Petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu pun terlihat berupaya menjinakkan api di tengah tumpukan puing-puing bangunan dua rumah tersebut.

Baca juga: Drone Diterjunkan di Malam Hari! Pencarian Bocah Hanyut di Sungai Kriyan Gunakan Deteksi Suhu


Kabid Damkar Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Jajat Wibisono, mengatakan, jajarannya menerima laporan kebakaran itu kira-kira pukul 15.30 WIB, dan bergegas ke lokasi.


Menurut dia, setibanya di lokasi kejadian kira-kira pukul 15.47 WIB, para petugas langsung berjibaku memadamkan api menggunakan dua unit mobil pemadam kebakaran.


"Proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam, kemudian dilanjutkan pendinginan, dan penanganan dinyatakan selesai menjelang magrib," kata Jajat Wibisono saat dihubungi melalui pesan singkatnya, Senin (4/5/2026) malam.


Ia mengatakan, proses pendinginan itu diperlukan untuk memastikan tidak ada sekam api yang tersisa, sehingga mencegah kebakaran susulan di lokasi tersebut.


Pihaknya menduga, kebakaran itu diakibatkan korsleting listrik pada salah satu rumah, kemudian merembet ke rumah lainnya yang berada persis di sebelahnya.

Baca juga: 40 Personel Turun Tangan Sisir Sungai Kriyan Cirebon, Bocah 11 Tahun Masih Belum Ditemukan


Banyaknya perabotan rumah tangga yang mudah terbakar dan keberadaan sejumlah peralatan elektronik diduga membuat api cepat menyebar hingga menghanguskan dua unit rumah tersebut.


"Kami memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka, dan kerugian dalam kebakaran pada dua unit rumah ini diperkirakan mencapai Rp 400-an juta," ujar Jajat Wibisono.


Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan masyarakat Kabupaten Indramayu untuk mewaspadai potensi kebakaran yang dipicu instalasi listrik, dan rutin mengecek kondisi kabel dan beban listrik di tiap rumah.


Jajat juga mengimbau masyarakat segera menghubungi call center Damkar Indramayu melalui nomor WhatsApp 082219810022 dan 082118899143 saat terjadi kebakaran maupun peristiwa darurat lainnya.


"Jika melihat potensi api, maka segera hubungi layanan call center Damkar Indramayu, karena respons cepat warga sangat membantu ujtuk mencegah dampak yang lebih besar," kata Jajat Wibisono.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.