TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Manajemen Semen Padang FC melakukan penyesuaian harga tiket untuk dua laga kandang terakhir pada gelaran BRI Super League musim 2025/2026.
Kebijakan itu berlaku saat Kabau Sirah menjamu Persik Kediri dan Persebaya Surabaya di Stadion H Agus Salim, Kota Padang.
CEO Semen Padang FC, Hermawan Ardiyanto, mengatakan penyesuaian harga tiket dilakukan agar lebih banyak suporter dapat hadir langsung memberikan dukungan kepada tim pada penghujung musim.
Menurut dia, dua pertandingan tersebut menjadi laga kandang terakhir Semen Padang FC di Stadion H Agus Salim sebelum stadion itu direkonstruksi.
“Manajemen ingin mengajak suporter dan seluruh pendukung Kabau Sirah untuk tetap bersama-sama memberikan dukungan langsung kepada tim pada dua sisa laga kandang yang sekaligus menjadi pertandingan terakhir di GOR H Agus Salim sebelum direkonstruksi,” kata Hermawan, Senin (4/5/2026).
Baca juga: Cuaca 7 Kota Sumbar Didominasi Hujan Ringan Hari Ini, Suhu Capai 30 Derajat
Pada dua pertandingan itu, harga tiket tribun utara dan selatan diturunkan dari Rp 50 ribu menjadi Rp 20 ribu.
Kemudian, tiket tribun timur yang sebelumnya Rp 100 ribu juga disesuaikan menjadi Rp 20 ribu.
Sementara itu, harga tiket tribun barat turun dari Rp 250 ribu menjadi Rp 100 ribu.
Hermawan mengatakan, kebijakan tersebut diharapkan dapat memberi kemudahan bagi masyarakat yang ingin hadir langsung ke stadion.
Ia menambahkan, dukungan dari suporter tetap dibutuhkan tim hingga kompetisi berakhir.
Meski Semen Padang FC dipastikan terdegradasi ke Liga Championship musim depan, manajemen menegaskan tim tetap fokus menuntaskan sisa pertandingan musim ini.
“Liga belum selesai, jadi kami tetap fokus menyelesaikan musim kompetisi ini. Meskipun hasil tidak seperti yang diinginkan, kami tetap berkomitmen untuk menyelesaikan kompetisi dengan baik,” ujarnya.
Hermawan juga menyampaikan permintaan maaf kepada suporter dan masyarakat Sumatera Barat atas hasil tim pada musim ini yang belum memenuhi harapan.
Menurut dia, setelah kompetisi berakhir, manajemen bersama seluruh elemen tim akan melakukan evaluasi menyeluruh sebagai langkah pembenahan menghadapi musim depan.
Proses persiapan rekonstruksi Stadion H Agus Salim, kata Hermawan, akan dimulai setelah laga kandang terakhir pada 15 Mei 2026.
“Setelah laga kandang terakhir 15 Mei, kami langsung bersiap memindahkan barang-barang,” katanya. (*)