POS-KUPANG.COM- Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak angkat bicara usai anak asuhnya meraih poin penuh pada laga pekan ke 31 Super League 2025/26.
Persib Bandung menjamu tim tamunya PSIM Yogyakarta berlaga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Senin, 4 Mei 2026.
Walaupun Persib menang tipis 1-0 atas tim tamu tetapi Bojan Hodak menilai anak asuhnya bermain dalam tekanan psikologis.
Hasil gol cepat dari Patricio Matricardi jadi penolong buat Persib untuk perpanjang jarak poin dengan pesaingnya.
Baca juga: Persib Bandung Perpanjang Jarak Poin dari Pesaing Terdekatnya Borneo FC
Bojan Hodak memberikan apresiasi atas performa anak asuhnya yang bermain dalam tekanan psikologis.
Menurutnya, Persib memang bisa mencetak gol cepat di menit kedua. Namun, setelah itu, timnya memberikan keleluasan kepada lawan untuk mengontrol pertandingan.
Selain itu, Hodak menyayangkan sejumlah peluang emas yang gagal dikonversi menjadi gol tambahan. Menurutnya, tekanan keharusan memenangkan pertandingan membuat beberapa pemain tampil sedikit gugup.
"Kita punya banyak kans untuk mencetak gol di babak pertama dan kedua, tapi ada kegugupan. Saya harap kita bisa mencetak gol lebih dari satu, kalau dua gol tentu fantastis," kata Hodak setelah pertandingan seperti dilansir dari laman Persib.co.id.
Baca juga: Persib Diunggulkan Laga Kontra PSIM Yogyakarta Bojan Hodak Punya Pendapat Berbeda
Namun, terlepas dari performa anak asuhnya, Hodak mengaku senang karena timnya bisa menang dan tidak ada satupun pemain yang harus absen untuk pertandingan selanjutnya melawan Persija Jakarta, Minggu, 10 Mei 2026, termasuk Luciano Guaycochea yang sempat menerima kartu kuning di laga kontra PSIM.
"Tapi yang terpenting lagi, kemenangan ini mengokohkan posisi kita di papan klasemen," kata Hodak.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Senin, 4 Mei 2026 berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan Persib Bandung.
Baca juga: Pelatih PSIM Yogyakarta Sebut Timnya Datang di Kandang Persib jadi Kuda Hitam
Gol tunggal Persib Bandung yang dicetak melalui tandukan Patricio Matricardi pada menit kedua itu memperpanjang jarak poin dengan pesaing terdekatnya Borneo FC.
Persib kini mengumpulkan poin 72 atau unggul tiga poin dari Borneo FC di posisi kedua dengan 69 poin. Persaingan kedua tim ini semakin ketat menjelang akhir putaran kompetisi musim ini.
Dalam pertandingan ini, penjaga gawang Teja Paku Alam tampil untuk ke-100 kalinya bersama Persib di Liga 1/Super League.
Dalam daftar starter yang dimainkan pelatih Bojan Hodak, Teja dimainkan bersama Federico Barba, Patricio Matricardi, Frans Putros, Kakang Rudianto; Luciano Guaycochea, Thom Haye, Adam Alis, Beckham Putra Nugraha (c), Rosembrrgne Da Silva, dan Ramon "Tanque" De Andrade Souza.
Baca juga: Persib Bandung Tak Mau Kehilangan Momen di Laga Kandang Kontra PSIM Yogyakarta
Dipimpin wasit Yudai Yamamoto asal Jepang, Persib unggul 1-0 di babak pertama melalui tandukan Matricardi pada menit kedua. Tanpa pergantian pemain, PERSIB kembali mencoba mengambil inisiatif penyerangan.
Pada menit 51, wasit sempat meninjau VAR untuk kemungkinan hukuman penalti setelah Ramon tanque berduel dengan PSIM. Namun, keputusannnya tidak penalti.
Pada menit 54, wasit sempat menghentikan pertandingan akibat adanya gangguan dari tribun penonton. Setelah bisa dikendalikan, pertandingan dilanjutkan. Pada menit 63, Ramon Tanque ditarik keluar lapangan digantikan Andrew Jung.
Pada menit 68, gawang Persib terancam oleh tendangan bebas di depan kotak penalti. Beruntung, tendangan bebas Ze Valente masih melambung.
Baca juga: Gelandang Persib Bandung Marc Klok Klarifikasi Terkait Tuduhan Soal Rasisme
Di tengah upaya PSIM mencetak gol penyeimbang, Persib sesekali melakukan serangan. Salah satunya melalui Jung pada menit 75 yang sayang belum membuahkan gol.
Pada menit 78, Hodak kembali melakukan pergantian dengan memasukkan Eliano Reijnders, Marc Klok dan Saddil Ramdani menggantikan Beckham, Adam Alis dan Guaychochea.
Pada saat hujan mengguyur, Persib sempat berada dalam tekanan pemain PSIM. Sebaliknya, Persib tetap kesulitan mengembangkan permainannya. Pada menit 87, Julio Cesar dimasukkan menggantikan Haye.
Tambahan waktu enam menit, Persib terancam lewat tendangan penjuru. Beruntung bola bisa disapu Jung ke luar kotak penalti.
Persib terus tertekan di ujung laga. Namun, Persib sempat mendapatkan peluang lewat serangan balik. Sayang, sontekan Berguinho hanya menghasilkan tendangan penjuru.
Di ujung laga, Berguinho kembali mendapatkan peluang. Tapi, sontekannya masih bisa ditepis kiper. Hingga pertandingan usai, Persib bisa mempertahankan keunggulan 1-0.(*)