Daftar 6 Wilayah di Kota Bekasi yang Terendam Banjir Imbas Luapan Kali Bekasi
Joseph Wesly May 05, 2026 11:42 AM

 

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra 

TRIBUNBEKASI.COM, KOTA BEKASI- Enam wilayah di Kota Bekasi terendam banjir sejak Senin (4/5/2026) hingga kini, Selasa (5/5/2026).

Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kota Bekasi, Wisnu Subroto mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun pihaknya pada Selasa (5/5/2026) sekira pukul 01.00 WIB, enam wilayah itu terbagi dari tiga Kecamatan.

"Ada tiga Kecamatan yang terdampak, yakni Jatiasih, Bekasi Timur, dan Bekasi Utara," kata Wisnu saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/2026).

Wisnu memaparkan, untuk di Kecamatan Jatiasih meliputi Perumahan Vila Jatirasa RW 11, Kelurahan Jatirasa dengan ketinggian muka air berkisar 15-20 sentimeter.

Lalu Kecamatan Bekasi Timur meliputi Gang Mawar, Kelurahan Margahayu dengan ketingguan muka air 70-100 sentimeter.

Kemudian Kampung Lengkak, Kelurahan Bekasi Jaya, ketinggian muka air 100 sentimeter, dan Gang Semar, Kelurahan Bekasi Jaya berkisar 50-80 sentimeter.

Sementara untuk Kecamatan Bekasi Utara terdampak di Kampung Lebak RT 06, 07 RW 02 dan RT 01 RW 03, Kelurahan Teluk Pucung dengan ketinggian air 80-150 sentimeter., 

Terakhir, berada di RW 07, Kelurahan Margamulya dengan ketinggian muka air 20-50 sentimeter.

Terkini, banjir di satu dari sekian wilayah tersebut sudah surut.

Titik banjir tersebut yakni di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu.

Seorang warga terdampak, Fitri (49), mengatakan, banjir di wilayahnya itu mulai surut sekira pukul 05.00 WIB.

Sebelumnya, banjir mulai datang pada Senin (4/5/2026) usai meluapnya kali Bekasi yang berada di sekitar kediamannya.

Kini, ia dan warga sekitar lainnya tengah berjibaku dengan sisa lumpur tebal yang memenuhi rumah dan lingkungan mereka.

Warga terdampak nampak mulai membersihkan sisa lumpur yang menutup lantai rumah.

Sejumlah Perabotan dijemur di pinggir jalan, sementara bau lumpur masih tercium cukup menyengat.

“Kalau sudah masuk lumpur, bersihinnya bisa sampai besok-besok. Capek banget,” keluh Fitri di lokasi, Selasa (5/5/2026).

Menurut Fitri, banjir di wilayahnya bukan lagi kejadian baru, namun dalam satu tahun terakhir frekuensinya semakin sering terjadi.

“Ini banjir sudah sering, hampir seminggu sekali. Minggu kemarin hari Rabu, sekarang mundur lagi. Sudah nggak kehitung setahun ini,” jelasnya.

Fitri berharap pemerintah segera memperbaiki tanggul di sepanjang Kali Bekasi agar banjir tidak terus berulang.

“Harapannya tanggul segera dibenerin, biar nggak banjir terus,” harapnya. (M37)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.