Kondisi Imam Masjid di Palopo Usai Dikeroyok 4 Orang, Dada Masih Sakit, Penglihatan Kabur
Abd Rahman May 05, 2026 12:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM- Kondisi Ahmad (62), imam Masjid As Salam di Kelurahan Benteng, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, belum sepenuhnya pulih setelah menjadi korban pengeroyokan.

Ia masih merasakan nyeri di bagian dada serta mengalami gangguan penglihatan akibat pukulan yang diterimanya.

Ahmad mengaku kesulitan beraktivitas dan harus dibantu anaknya untuk berjalan di dalam rumah.

Selain itu, wajahnya tampak memar dan penglihatannya masih kabur.

Baca juga: Ban Meledak, Mobil Pikap Terguling ke Sawah di Kalukku Mamuju

Baca juga: SSB Garuda Mamuju Tengah Target Cetak Pesepak Bola Profesional Sejak Usia Dini

Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi pada Rabu (29/5/2026).

Ahmad menuturkan, kejadian bermula saat dirinya menegur seorang anak yang bermain mikrofon di dalam masjid menjelang salat Asar.

Namun, setelah salat, saat hendak pulang ke rumahnya yang berada di depan masjid, ia dihadang oleh seorang perempuan yang menuduhnya telah memukul anaknya.

Ahmad membantah tuduhan tersebut, tetapi situasi kemudian memanas.

Dalam kondisi tak terduga, Ahmad mengaku dipukul dari arah belakang hingga terjatuh.

Ia kemudian dikeroyok oleh empat orang, terdiri dari tiga laki-laki dan satu perempuan. 

Pukulan mengenai bagian wajah dan dada, bahkan diduga menggunakan benda tumpul.

Akibat kejadian itu, Ahmad mengalami luka robek dan lebam di wajah.

Ia sempat menjalani perawatan intensif selama tiga hari di rumah sakit, mulai dari RS Mega Buana hingga dirujuk ke RS Palemmai Tandi.

Saat ini, Ahmad berharap kasus yang menimpanya dapat segera diproses secara hukum agar kejadian serupa tidak terulang.

Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan telah menerima dua laporan terkait insiden tersebut.

 

Penanganan kasus dilakukan oleh Polsek Wara untuk dugaan penganiayaan terhadap imam masjid, serta Unit PPA Polres Palopo untuk laporan terkait dugaan penganiayaan anak.

Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi dan tengah mendalami keterangan dari para terduga pelaku, termasuk seorang ibu yang diduga turut terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.(*)
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.