BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ketua Komisi I DPRD Banjarbaru, Ririk Sumari berharap pengadaan lahan untuk pembangunan ruangan kelas di SDN 2 Landasan Ulin Utara (Laura) segera terealisasi dan bisa selesai tahun ini.
Menurutnya, berdasarkan laporan Disdik Banjarbaru, proses yang berjalan sekarang dalam tahap pengumpulan data administratif dari pemilik lahan dan koordinasi dengan beberapa pihak yang terkait seperti RT, Kelurahan, kecamatan, Bagian Hukum, DPKAD bag asset.
“Harapan nya pengadaan tanah ini bisa berjalan dengan lancar dan bisa selesai tahun ini agar bisa memikirkan ke tahapan selanjutnya untuk menyelesaikan masalah kekurangan ruang kelasnya,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Banjarbaru, Abdul Basid, memastikan proses penyelesaian maupun upaya pencarian solusi bagi SDN 2 Landasan Ulin Utara (Laura) yang kekurangan ruang kelas terus dilakukan.
Baca juga: Jadwal SPMB SMAN 2 Banjarbaru, Pihak Sekolah Akan Buka Pendaftaran Secara Online
Ia menyebut, pada tahun 2026 ini, Disdik Banjarbaru telah menganggarkan untuk pengadaan lahan terlebih dahulu sebelum masuk pada tahap selanjutnya.
“Untuk masalah lahan SDN 2 Laura, memang sudah disiapkan anggaran tahun 2026 ini untuk pengadaan lahannya,” kata Basid.
Sebelum masuk pada tahap pengadaan lahan, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan pemetaan lahan yang disiapkan untuk pembangunan.
“Kita petakan dan pastikan dulu semuanya seperti legalitas lahan kepemilikannya, batas dan ukurannya dan lain-lain,” ujarnya.
Lanjut Basid,untuk menuju proses pengadaan lahan ini, Disdik telah mengurimkan surat kepada Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru, BPKAD, Kelurahan Landasan Ulin Utara, SDN 2 Laura, termasuk ke BPN Banjarbaru.
“Ini kami lakukan sebagai bahan untuk memastikan semuanya berkesesuaian,” ujarnya.
Di sisi lain, Anggota Komisi I DPRD Banjarbaru, Slamet Rianto, menegaskan bahwa pihaknya terus memberikan perhatian terhadap persoalan infrastruktur pendidikan di Banjarbaru.
Slamet menekankan bahwa upaya tersebut perlu terus didorong agar dapat segera memberikan dampak nyata bagi sekolah dan peserta didik.
Baca juga: 3 Fakta Tertangkapnya Pembunuh Ustadzah di Sungai Ulin Banjarbaru, Ancaman Hukuman Mati
Menurutnya, pembangunan infrastruktur pendidikan harus menjadi salah satu prioritas utama dalam program pembangunan daerah.
“Kami mendorong untuk memprioritaskan program pembangunan Kota Banjarbaru untuk menjadikannya prioritas mendesak sehingga masalah-masalah yang berkaitan dengan pelayanan dasar pendidikan bisa diatasi dengan cepat, akurat dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Rizki Fadillah)