BANJARMASINPOST.CO.ID - Desainer dan presenter Ivan Gunawan mengalami perubahan besar setelah menjalankan ibadah haji.
Selain meninggalkan gaya gemulainya, kini pria yang akrab disapa Igun itu getol membangun masjid.
Dikabarkan, Igun sedang melakukan gerakan suci, yakni membangun masjid di beberapa daerah Indonesia hingga luar negeri.
Dia mengakui sedang membangun masjid di beberapa wilayah.
"Aku lagi riset ke seluruh Indonesia karena rencananya akan melakukan pembangunan 99 masjid dari Sabang sampai Merauke," kata Ivan Gunawan ketika ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (1/5/2026).
Saat ini Igun masih dalam tahap perencanaan, ia dan tim masih terus melakukan pencarian titik-titik strategis, yang bisa ia bangun masjid di 99 daerah di Indonesia.
Baca juga: Jadi Sebab Ahmad Dhani dan Mulan Jameela Tak Hadiri Resepsi Kedua El-Syifa, Permintaan Al Ghazali
Baca juga: Aksi Ayu Ting Ting dan Dedi Mulyadi Terekam Saling Goda Bikin Heboh Warga Depok, Dulu Ajak ke KUA
"Rencananya dibangun dan diumumkan nya itu barengan semuanya, jadi serentak," ucapnya.
Pria berusia 44 tahun itu beralasan membangun masjid bukan ah nazar.
Tapi baginya jadi sebuah sedekah panjang, yang bisa jadi amal jariyah untuk dirinya sampai tua nanti.
"Gimana ya, sebenernya saya ngerasain kalo sedekah itu kan nagih ya gitu dan saya aja bisa menikmati nikmatnya bersedekah jadi makanya saya mau mengajak seluruh masyarakat di Indonesia untuk bisa ikutan bersedekah," jelasnya.
Ivan Gunawan Putra merasa modal utama dalam mewujudkan niatnya membangun 99 masjid di Indonesia hanyalah sebuah niat.
"Kalau mau berbuat sebuah kebaikan itu memang harus dilandaskan niatnya yang kuat gitu, karena godaannya tuh pasti ada aja," ungkapnya.
Ivan Gunawan berkolaborasi dengan Cinta Quran Foundation dalam program pembangunan 99 masjid di Indonesia.
"Alasannya karena saya nggak mau pegang uang, yang kedua adalah saya mau berkolaborasi dengan orang-orang yang memang sudah punya pengalaman di bidangnya, gitu karena buat aku ini kan bentuk hubungannya sama Allah ya," ujar Ivan Gunawan.
"Jadi nggak bisa bercanda apalagi pakai uang orang gitu kan amanah jadi kita harus bener-bener tanggung jawab gitu," sambungnya.
Sebagai agama sempurna, Islam telah memberikan penjelasan terkait pembangunan masjid.
Dengan demikian sepatutnya hal tersebut menjadi motivasi untuk mengamalkannya.
Apalagi jika kita adalah seorang muslim yang mendambakan keberkahan hidup di dunia hingga selamat di akhirat.
Dalil keutamaan membangun masjid dan memakmurkannya cukup banyak.
Salah satu yang cukup populer adalah apa yang sabda Rasulullah SAW :
“ Siapa yang membangun masjid karena Allah Ta’ala walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah akan bangunkan baginya rumah seperti itu pula di surga”. (HR Muslim no 533)
Dari penjelasan di atas dapat dipahami bahwa orang yang membangun tempat ibadah kaum muslim ini dengan niat tulus karena Allah Ta’ala berpotensi besar masuk surga.
Bahkan Allah Ta’ala ternyata menjanjikan kepada orang tersebut akan dibuatkan rumah di surga, sesuai dengan besar masjid yang dibangunnya di dunia.
Tetapi untuk mengamalkan sebuah kebaikan membutuhkan keimanan. Dari kebaikan kecil seperti memberikan sejumlah sarung hingga membangun dan memakmurkan masjid adalah pekerjaan orang beriman. Allah Ta’ala berfirman :
“ Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian. Serta tetap melaksanakan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut kepada apapun kecuali kepada Allah. Maka mudah-mudahan mereka termasuk orang yang mendapatkan petunjuk”. (TQS At-Taubah 18)
Ketika akan membangun sebuah masjid, yang bersangkutan tidak memikirkan apapun kecuali ridho Allah Ta’ala. Sehingga bisa jadi yang melaksanakan amalan ini bukanlah orang yang kaya raya, tetapi mereka yang dekat hatinya pada sang pencipta.
Selain keutamaan yang telah dijelaskan di atas, ternyata masih ada keutamaan lain bagi seseorang yang melakukan amalan satu ini. Berikut adalah lima diantaranya:
1. Pahala Jariyah
Dalam setiap amal yang dikerjakan seorang muslim tentu mengharapkan pahala. Dengan demikian, pahala dapat dikatakan bahwa pahala sebagai motivasi dalam melakukan amal kebaikan.
Berkaitan dengan pahala, Allah Ta’ala menjanjikan pahala tak terputus bagi pembangun masjid. Rasulullah SAW bersabda :
“Pahala amalan kebaikan yang akan menghampiri seorang mukmin sepeninggalannya yang diantaranya mushaf yang dia tinggalkan, masjid yang dia bangun, rumah untuk musafir yang dia bangun, sungai yang dia alirkan, atau sedekah yang dia keluarkan dari hartanya dikala sehat dan hidupnya maka akan menghampirinya sepeninggalannya”. (HR Ibn Majah)
2. Pahala Berlipat
Amalan satu ini termasuk bagian dari sedekah dan menginfakkan harta di jalan Allah. Dengan demikian seseorang yang berniat melakukannya murni karena Allah SWT, akan diberikan pahala berlipat ganda. Allah Ta’ala berfirman :
“ Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir. Pada setiap bulir seratus biji . Allah melipatgandakan ganjaran bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karuniaNya) dan Maha Mengetahui”. (TQS Al-Baqarah 261)
3. Mendapat Naungan Allah
Ketika di akhirat kelak, seseorang akan sibuk dengan dirinya masing-masing. Akankah mendapatkan catatan baik atau buruk.
Dalam kondisi tersebut bagi orang yang mau dan rela mengeluarkan hartanya di jalan Allah untuk pembangunan masjid akan mendapatkan naungan. Rasulullah SAW bersabda:
“ Setiap orang akan berada di bawah naungan sedekahnya hingga diputuskan perkara-perkara diantara manusia”. (Al-Musnad)
4. Mengerjakan Amalan Utama
Untuk mendapatkan pahala dari Allah Ta’ala terdapat banyak amalan yang bisa dikerjakan. Namun dalam setiap amalan memiliki kedudukannya masing-masing di hadapan Allah Ta’ala.
Namun besar kecilnya pahala hanya Allah saja yang tahu. Kendati demikian ada amalan tertentu yang dijelaskan dapat memancing pahala yang besar. Salah satunya adalah sedekah yang merupakan amal utama, Umar bin Khattab berkata :
“ Sesungguhnya amalan-amalan itu saling membanggakan diri satu sama lain. Maka sedekah pun berkata kepada amalan-amalan lainnya, “akulah yang paling utama diantara kalan”. (Al-Mustadrak juz 1 halaman 416)
5. Keberkahan Hidup
Dalam menjalankan kehidupan di dunia keberkahan menjadi kunci utama. Seorang muslim yang telah mendapatkan keberkahan dalam hidupnya akan tenang hidupnya. Jika sudah memiliki keluarga maka kehidupan keluarganya menjadi sakinah, mawadah dan warahmah.
Selain itu keberkahan akan menjauhkan manusia dari segala macam bencana. Baik bencana kecil yang berlaku hanya padanya, maupun bencana besar yang mampu menghancurkan lingkungan sekitarnya. Ibnu Qayyim berkata :
“Sesungguhnya sedekah bisa memberikan pengaruh yang menakjubkan untuk menolak berbagai macam bencana sekalipun pelakunya seorang pendosa, zhalim bahkan orang kafir. Karena Allah Ta’ala akan menghilangkan berbagai macam bencana dengan perantaraan sedekah tersebut”.
(Banjarmasinpost.co.id/WartaKotalive.com)