Seorang sopir truk ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan dengan tubuh terikat di dalam kendaraannya di Kelurahan Bandar Raya, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban, Heri Supriadi (54), warga Jakarta Utara, ditemukan di belakang jok sopir truk Hino hijau bernomor polisi B 9080 UXQ dengan wajah dilakban dan tubuh tertutup koran.
Penemuan ini bermula dari kecurigaan pengurus kendaraan, Willy Tikaso, yang memantau pergerakan truk melalui GPS.
Saat kendaraan terdeteksi berhenti cukup lama di lokasi tersebut, ia meminta pendampingan polisi untuk melakukan pengecekan langsung.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati korban sudah tidak bernyawa dalam kondisi terikat.
Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk pekerja bengkel dan warga sekitar.
Dari hasil analisa awal, korban diduga meninggal dunia akibat kehabisan oksigen setelah bagian wajahnya dilakban dalam kondisi tubuh terikat.
Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Jenazah korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan autopsi.
Kapolsek Payung Sekaki AKP Rafidin Lumban Gaol menyatakan pihaknya masih terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap pelaku di balik kejadian ini.
“Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami berbagai kemungkinan dan menelusuri jejak pelaku, sementara kasus tersebut tetap dalam tahap penyelidikan.