Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TribunGayo.com, KUTACANE - Polemik terkait penerapan desil dalam Pergub Nomor 2 Pemerintah Aceh terhadap peserta Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) menimbulkan berbagai asumsi di tengah masyarakat, khususnya bagi pasien yang ingin berobat.
Baca juga: Pemko Lhokseumawe belum Terapkan Pergub JKA Berbasis Desil Bagi Warganya Saat Berobat, Ini Alasannya
Namun demikian, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Sahudin Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta JKA tanpa menerapkan sistem desil yang saat ini menjadi perbincangan.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur RSUD H Sahudin Kutacane, dr Mhd Al Fazri SpB, kepada TribunGayo.com pada Selasa (5/5/2026).
"Kami tetap memberikan pelayanan terbaik seperti biasanya kepada pasien JKA. Kita tetap memberikan pelayanan seperti semula, apakah pasien yang masih aktif kartu JKA maupun yang tidak aktif.
Karena, RSUD Sahudin Kutacane pasien JKA dilayani tanpa menerapkan desil baik terhadap pasien yang rawat jalan maupun rawat inap," ujarnya.
Menurutnya, saat ini RSUD H Sahudin Kutacane terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan kepada masyarakat.
"Kita berkomitmen mewujudkan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat di Aceh Tenggara, kita sekarang membenahi manajemen, dokter spesialis dan berbagai hal lainnya guna meningkatkan pelayanan kesehatan," kata dr Mhd Al Fazri.
Baca juga: RSUD Datu Beru Takengon Mulai Terapkan JKA Berbasis Data Desil, Warga Diminta Cek Status
Sementara itu, Kepala Puskesmas Lawe Sigala-gala, Nelly Afni SKM MKM, menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan di puskesmas yang dipimpinnya juga masih berjalan seperti biasa.
Ia menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan dan hingga saat ini tidak menerapkan sistem desil bagi peserta JKA.
"Kita sudah koordinasi dengan pihak BPJS Kesehatan dan saat ini tidak menerapkan desil bagi peserta JKA yang berobat jalan maupun rawat inap di Puskesmas Lawe Sigala-gala," ungkapnya.
Ia menambahkan, jumlah kunjungan pasien BPJS Kesehatan di puskesmas tersebut saat ini berkisar antara 60 hingga 70 orang per hari.
Pihaknya juga terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang datang berobat. (*)
Baca juga: Perubahan Data Pekerjaan Membludak di Disdukcapil Aceh Tengah, Diduga Terkait Desil JKA