BANJARMASINPOST.CO.ID - Terungkap sosok polisi berpangkat Ajun Komisari Besar Polisi (AKBP) yang viral di media sosial gegara merokok saat mengendarai mobil di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, akhir pekan tadi.
Berdasar penulurusan, dia adalah AKBP Saharudin yang bertugas di Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel.
"Iya bener, yang bersangkutan bertugas di Polda Kalsel," ucap Kepala Bidang Humas Polda Kalsel, Kombes Polisi Adam, saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/2026).
Adam mengatakan, AKBP Saharudin bertugas sebagai Perwira Menengah (Pamen) di Direktorat Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polda Kalsel.
Menurut Adam, setelah videonya viral, AKBP Saharudin telah dipanggil dan diperiksa oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).
Baca juga: Polisi di Banjarmasin Ditegur Pengendara Gegara Nyetir Sambil Merokok, Humas Polda Kalsel Buka Suara
"Yang bersangkutan sudah dipanggil Propam Polda untuk dimintai keterangan," jelas Adam.
Dengan adanya video viral tersebut, Adam menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat dan berharap kejadian serupa tak terjadi lagi.
"Saya selaku Kabid Humas mohon maaf atas kejadian tersebut. Dan akan kami tindak lanjuti dan semoga tidak terjadi lagi ke depan," harap Adam.
Sebelumnya, sempat viral di media sosial, video memperlihatkan seorang polisi berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengemudikan mobil sambil merokok.
Akibat perbuatannya, polisi itu pun ditegur oleh seorang pengendara sepeda motor yang sedang melintas di sampingnya.
Namun bukannya meminta maaf, polisi tersebut justru membalas dengan menyebut bahwa pengendara sepeda motor itu hanya cemburu dan iri kepadanya.
Sontak sikap yang ditunjukan oknum polisi ini pun ramai mendapat kecaman dari masyarakat lantaran dinilai arogan.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @_ikhlasulk Senin (4/5/2026) tampak mobil dengan nomor polisi DA 1079 NG yang sedang dikendarai dengan posisi jendela terbuka.
Rupanya mobil tersebut tengah dikemudikan oleh seorang polisi berpangkat AKBP sembari merokok dan tidak mengenakan sabuk pengaman.
Pengendara itu pun lantas memberikan teguran lantaran merokok sambil menyetir merupakan tindakan yang melanggar aturan lalu lintas.
Keduanya pun sempat terlibat perselisihan kecil di pinggiran jalan.
"Ini polisi udah AKBP, ngeroko, ditegur, ngeyel, malah ngatain saya "cemburu/iri' like hell???! capke deh. "oknum" aparatnya aja gatau aturan," tulis pengunggah video.
Usai videonya viral, Humas Polda Kalsel pun akhirnya buka suara melalui akun Instagram @humas_poldakalsel_official, Selasa (5/5/2026).
Diterangkan perwakilan Humas Polda Kalsel, sosok yang bersangkutan telah membuat permintaan maaf dan mengklarifikasi kejadian tersebut.
Saat ini kejadian itu pun sudah ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
"Terimakasih atas laporan yang sudah disampaikan. Saat ini, kejadian tersebut sudah ditindak lanjuti dan yang bersangkutan telah meminta maaf serta mengklarifikasi atas kejadian tersebut.
Apabila ada tambahan informasi, silahkan hubungi Hot Line Layanan Polri 110. Dengan dukungan masyarakat. Polri dapat terus bekerja secara presisi," terang Humas Polda Kalsel.
Merokok saat berkendara di jalan raya dilarang keras di Indonesia berdasar UU No. 22 Tahun 2009 tentang LLAJ Pasal 106 ayat (1) dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 12 Tahun 2019, karena dianggap mengganggu konsentrasi, membahayakan pengguna jalan lain (abu/bara rokok).
Perbuatan itu bisa dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 750.000.
(Kompas.com/Banjarmasinpost.co.id)