Kata BI soal Rupiah Tembus Rp 17.400, Sebut Sejalan dengan Mayoritas Mata Uang Emerging Market
Ani Susanti May 05, 2026 05:14 PM

TRIBUNJATIM.COM - Nilai tukar Rupiah Melemah sebanyak 3,65 persen sejak awal ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Hal ini seperti yang dicatat oleh Bank Indonesia.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset BI Erwin Gunawan Hutapea menyebut tekanan tidak hanya terjadi pada rupiah.

Sejumlah mata uang negara berkembang ikut melemah seiring eskalasi konflik.

Peso Filipina melemah 6,58 persen. Baht Thailand turun 5,04 persen. Rupee India terkoreksi 4,32 persen. Peso Chile melemah 4,24 persen. Won Korea Selatan turun 2,29 persen.

"Pergerakan rupiah sejak awal konflik di Timur Tengah hingga saat ini masih sejalan dengan mayoritas mata uang emerging market lainnya," ujarnya kepada media, Selasa (5/5/2026).

Bank Indonesia menegaskan komitmen menjaga stabilitas rupiah.

Intervensi dilakukan di pasar keuangan secara konsisten.

Instrumen yang digunakan meliputi transaksi Non-Deliverable Forward di pasar offshore. BI juga melakukan transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward di pasar domestik. Pembelian Surat Berharga Negara di pasar sekunder turut dilakukan.

Erwin menyebut seluruh instrumen akan dioptimalkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

"Bank Indonesia terus menegaskan komitmen untuk senantiasa hadir di pasar dan mengambil langkah yang diperlukan secara konsisten dan terukur guna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah," tuturnya.

Tembus Rp 17.400

Nilai tukar rupiah di pasar spot kembali melemah pada pembukaan perdagangan.

Rupiah turun 0,04 persen ke level Rp 17.400 per dollar AS. Posisi sebelumnya berada di Rp 17.394 per dollar AS.

Pergerakan mata uang Asia pada pagi hari bervariasi. Peso Filipina mencatat pelemahan terdalam sebesar 0,21 persen. Ringgit Malaysia turun 0,18 persen. Baht Thailand melemah 0,1 persen. Dollar Hong Kong terkoreksi 0,03 persen.

Dollar Taiwan bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah. Won Korea Selatan mencatat penguatan terbesar sebesar 0,2 persen. Yen Jepang dan dollar Singapura menguat tipis 0,02 persen.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.