Pemkab Natuna Tinjau Progres Rehabilitasi Pelabuhan Selat Lampa, Disiapkan Jadi Gerbang Baru Daerah
Septyan Mulia Rohman May 05, 2026 07:07 PM

TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Pembangunan dan rehabilitasi Pelabuhan Selat Lampa di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kerpi) mulai menunjukkan progres awal.

Meski baru mencapai sekitar lima persen, proyek strategis ini diyakini akan menjadi pintu gerbang baru perekonomian wilayah kepulauan tersebut.

Hal itu disampaikan Bupati Natuna, Cen Sui Lan saat meninjau langsung progres dan lokasi pembangunan, Selasa (5/5/2026).

Meski masih dalam tahap awal, Cen tampak optimistis pembangunan pelabuhan tersebut dapat rampung sesuai target.

“Kalau kami lihat progresnya memang baru sekitar 5 persen. Tapi kita optimis, ini akan selesai tepat waktu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan Pelabuhan Selat Lampa dilakukan melalui skema multiyears dan ditargetkan selesai dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.

Menurutnya, yang terpenting adalah memastikan proyek terus berjalan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya nelayan di sekitar kawasan pelabuhan.

“Yang penting, apa yang sudah kami mulai ini terus berjalan. Kita pastikan pembangunan tetap berlanjut tanpa hambatan,” tambahnya.

Pelabuhan Selat Lampa sendiri diproyeksikan menjadi infrastruktur strategis yang mendukung konektivitas antar pulau di Natuna.

Selain itu, keberadaannya juga diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi lokal, terutama sektor perikanan dan perdagangan.

Letaknya yang berada di jalur pelayaran internasional dinilai menjadi keunggulan tersendiri, sekaligus membuka peluang besar bagi pengembangan wilayah perbatasan.

Dalam peninjauan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Natuna, Erwin Indrapraja, turut hadir dan menegaskan komitmen pihaknya dalam mengawal jalannya pembangunan.

“Kami mendukung penuh langkah pemerintah daerah. Kejaksaan hadir untuk mengawal agar pembangunan ini berjalan sesuai aturan dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Pembangunan Pelabuhan Selat Lampa merupakan bagian dari program pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, dalam meningkatkan sarana dan prasarana kepelabuhanan di wilayah perbatasan.

Dengan pengawalan lintas instansi dan dukungan pemerintah pusat, pelabuhan ini diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas transportasi.

Tetapi juga motor penggerak ekonomi baru bagi Kabupaten Natuna. (TribunBatam.id/Birri Fikrudin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.