Sosok Ophellya Felomina Hendriks, Cewek Manado yang Bikin Orangtua Bangga Raih Gelar Sarjana
Frandi Piring May 05, 2026 08:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Rasa bangga dan haru menyelimuti keluarga besar Hendriks.

Pasalnya, Ophellya Felomina Hendriks perempuan muda asal Manado ini berhasil menorehkan pencapaian penting dalam hidupnya dengan meraih gelar sarjana dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, salah satu perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Keberhasilan Ophellya memperoleh gelar S.I.KOM bukanlah sesuatu yang instan.

Di balik toga yang kini dikenakannya, tersimpan perjalanan panjang penuh perjuangan, pengorbanan, serta tekad kuat untuk menyelesaikan pendidikan tinggi dengan hasil terbaik.

Sejak awal masa perkuliahan, Ophellya dikenal sebagai sosok yang disiplin dan memiliki semangat belajar tinggi. 

Ia mampu beradaptasi dengan lingkungan akademik yang kompetitif, sekaligus aktif dalam berbagai kegiatan kampus yang mendukung pengembangan diri.

Tak jarang, Ophellya harus menghadapi tekanan akademik yang cukup berat, mulai dari tugas yang menumpuk, ujian, hingga penyusunan tugas akhir. Namun, semua itu mampu ia lalui dengan ketekunan dan manajemen waktu yang baik.

“Perjalanan ini tidak mudah, tapi saya belajar untuk tetap konsisten dan tidak menyerah,” ujarnya.

Selain itu, dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam keberhasilannya. 

Terutama bundanya Nancy Angela Hendriks selalu memberikan dorongan moral serta doa yang tak pernah putus, sehingga menjadi sumber kekuatan bagi dirinya untuk terus melangkah.

“Semua yang saya capai hari ini adalah berkat dukungan dari keluarga, terutama mama yang selalu memberikan dukungan. Saya ingin membalas semua pengorbanan mereka dengan prestasi,” ungkapnya dengan penuh haru.

Menurutnya, momen kelulusan menjadi titik puncak dari seluruh perjuangan yang telah dilalui. 

Kebahagiaan tidak hanya dirasakan oleh Ophellya, tetapi juga oleh keluarganya yang selama ini setia mendampingi perjalanan pendidikannya.

Bagiannya, keberhasilan ini bukan sekadar gelar akademik, melainkan simbol dari kerja keras, ketekunan, dan nilai-nilai yang selama ini ditanamkan sejak kecil.

“Terima kasih juga kepada Tuhan atas semua tuntutannya sehingga saya bisa sampai di titik ini,” jelasnya.

Tak hanya menjadi kebanggaan keluarga, kisah Ophellya juga diharapkan mampu menginspirasi generasi muda, khususnya di Manado dan Sulawesi Utara, untuk terus berjuang meraih pendidikan yang lebih tinggi.

Ia membuktikan bahwa dengan tekad, kerja keras, serta dukungan dari orang-orang terdekat, setiap mimpi bisa diwujudkan.

Ke depan, Ophellya memiliki harapan besar untuk terus mengembangkan diri, baik dalam dunia kerja maupun pendidikan lanjutan. Ia ingin memanfaatkan ilmu yang telah diperoleh selama kuliah untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Saya ingin terus belajar dan memberikan dampak positif, tidak hanya untuk keluarga, tapi juga untuk banyak orang,” tuturnya.

Salah satu yang membanggakan, skripsi Ophellya satu-satunya yang diambil oleh Rektor Atma Jaya.

Bahkan cewek kelahiran 2 Oktober ini diberikan Penghargaanskripsi di South Afrika bulan Juli lalu.

Dengan gelar sarjana yang kini disandangnya, Ophellya Felomina Hendriks membuka lembaran baru dalam hidupnya. 

Sebuah langkah awal menuju masa depan yang lebih cerah, sekaligus menjadi bukti bahwa kerja keras tidak akan pernah mengkhianati hasil. (Fer)

Baca juga: Sosok Gita Trivena Lepar, Cewek Manado Alumnus UT yang Berbagi Tips Hadapi Jenuh Kerja

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.