Melahap makanan cepat saji, seorang pria berujung celaka. Ia yang mengalami keracunan makanan hampir lumpuh kurang dari 24 jam.
Makan makanan cepat saji memang menjadi solusi praktis. Penyajiannya yang cepat, rasanya yang enak, serta harganya yang terjangkau membuat banyak orang terus mengandalkannya.
Namun menikmati makanan tetap harus berhati-hati. Kisah mengerikan terjadi pada seorang pria yang mengonsumsi makanan cepat saji sebagai menu makan siangnya.
Dilansir dari Brobible, (3/5/2026), pria tersebut mulai mengalami gejala sekitar 10 jam setelah mengonsumsi chicken burrito bowl. Ia mengalami muntah hebat dan diare yang tidak kunjung berhenti.
Seorang wanita membagikan kisah kakaknya yang celaka setelah makan makanan cepat saji. Foto: Brobible
|
Awalnya, keluarga mengira itu hanya gangguan pencernaan biasa yang akan sembuh dengan sendirinya. Namun, kondisi tersebut terus berlanjut hingga lima hari tanpa perbaikan signifikan
Kondisinya semakin memburuk, sampai-sampai keluarga akhirnya membawanya ke rumah sakit. Di sana, dokter langsung memberikan perawatan intensif berupa cairan infus dan antibiotik sebelum melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Hasilnya, pria tersebut didiagnosis mengalami infeksi bakteri Campylobacter yang dikenal sebagai salah satu penyebab umum penyakit akibat makanan. Infeksi ini biasanya berasal dari makanan yang terkontaminasi, terutama unggas yang tidak dimasak dengan sempurna.
"Bakteri ini biasanya akan keluar dengan sendirinya. Tetapi tubuhmu tidak, kamu semakin sakit. Apakah kamu bisa merasakan kakimu?" kata pemilik akun TikTok @brednbutta menceritakan proses pemeriksaan kakaknya yang terinfeksi bakteri saat di rumah sakit.
Beruntung, penangannya tak terlambat sebab kakaknya hampir lumpuh. Foto: Brobible
|
Beruntung, kakak dari pemilik akun TikTok @brednbutta mengaku masih bisa merasakan kakinya. Kondisi ini didiagnosa sebagai bentuk berkembangnya sindrom Guillain-Barré (GBS).
Sindrom ini dapat menyebabkan kelemahan otot hingga kelumpuhan parsial, bahkan dalam kasus berat bisa berakibat fatal. Menurut data kesehatan, infeksi Campylobacter merupakan salah satu pemicu paling umum dari Guillain-Barré syndrome, meskipun kasusnya tergolong jarang.
Menurut informasi lanjutannya, saat itu petugas medis sudah sangat khawatir dengan kondisi pasiennya. Tetapi ketika disebut masih bisa merasakan kakinya, banyak yang langsung bernapas lega sampai-sampai mengucapkan selamat karena ia masih menjadi salah satu orang yang beruntung.
Dilansir dari WebMD, infeksi ini memang disebabkan oleh konsumsi unggas yang kurang matang. Umumnya, infeksi tersebut bisa sembuh dalam 10 hari dan jika terjadi lebih lama dari itu, pasian harus mendapat penanganan medis.







