Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - DPRD Kota Bandung mematangkan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 dan mendorong Pemkot Bandung untuk lebih kreatif mencari sumber pendapatan asli daerah (PAD).
Dalam pembahasan LKPJ ini, Pemkot Bandung didorong untuk mencari sumber PAD tanpa membebankan sektor tersebut kepada masyarakat Kota Bandung.
Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi, mengatakan LKPJ 2025 sudah mulai dibahas Pansus bersama organisasi perangkat daerah, bahkan sejumlah catatan disorot, salah satunya tentang potensi pendapatan.
"Banyak sekali masukan-masukan, terkait hari ini kan dengan pendapatan daerah. Sehingga memang ada harapan kota ini jauh lebih kreatif, lebih inovatif untuk menggali potensi-potensi pendapatan daerah," ujarnya saat ditemui di Balai Kota Bandung, Selasa (5/5/2026).
Asep mengatakan, sektor yang perlu ditingkatkan mulai dari retribusi parkir hingga pajak restoran yang biasanya menjadi daya tarik wisatawan.
Sehingga, masukan ini akan dituangkan menjadi laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun anggaran 2027.
"Dari LKPJ ini teman-teman punya harapan besar menjadi bridging untuk menjadi rekomendasi yang bisa dijalankan masuk kepada LKPD 2027. Kan sayang ya kita melakukan rekomendasi, ada harapan keinginan begini-begini, tapi enggak masuk di perencanaan 2027," kata Asep.
Menurutnya, beberapa langkah tersebut harus dilakukan oleh Pemkot Bandung karena dari situlah sumber pendapatan untuk membuat program-program yang bisa mensejahterakan masyarakat.
"Nah jadi kenapa ini dibuat kita rapat-rapat yang lebih intensif, karena ingin hasil rekomendasi LKPJ ini jadi jembatan yang bisa dieksekusi di 2027," ucapnya.
Secara perencanaan, LKPJ 2025 akan diparipurnakan pada 11 Mei 2026. Atas hal tersebut, Asep pun berharap Pemkot Bandung mencermati masukan pansus supaya bisa memaksimalkan potensi pendapatan darah.
"Jadi, saya harapkan pekan ini sudah finalisasi sehingga nanti hari mungkin Senin bisa diparipurnakan. Mudah-mudahan bisa, karena barusan juga lumayan tajam ya, teman-teman. Termasuk juga untuk peningkatan PAD," kata Asep.
Dengan begitu, kata Asep, pemerintah harus bisa juga mengoptimalkan aset yang ada.
Kemudian, dalam meningkatkan pendapatan harus lebih kreatif, lebih inovatif dan yang tidak kalah penting adalah melakukan efisiensi dalam pengelolaan anggaran.