Euforia Prancis di Thomas Cup 2026 Belum Usai, Toma Junior Popov: Medali Perak Terasa Seperti Emas
Dwi Setiawan May 05, 2026 11:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Euforia kegembiraan Prancis seusai finis sebagai runner-up kejuaraan badminton beregu putra Thomas Cup 2026 tampaknya belum usai.

Prancis finis sebagai runner-up Thomas Cup 2026 setelah kalah dari China dengan skor 1-3 dalam laga final yang bertempat di Forum Horsens, Denmark, Minggu (3/5/2026) beberapa waktu lalu.

Dengan finis sebagai runner-up, Prancis berhak membawa pulang medali perak Thomas Cup 2026.

Fakta menariknya, Prancis berhasil menorehkan sejarah baru di dunia bulu tangkis.

Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah, Prancis berhasil menembus semifinal.

Sebelum finis sebagai runner-up, pencapaian terbaik Prancis di Thomas Cup adalah perempat final yang mereka raih pada edisi 2014 dan 2018.

Setelah melewatkan Thomas Cup 2024, Prancis justru berhasil menggoreskan tinta sejarah di buku catatan mereka dengan meraih medali untuk pertama kalinya.

Baca juga: Thomas & Uber Cup Selesai, Asian Games 2026 Agenda Turnamen Badminton Beregu Selanjutnya

Berkaca dari hal pencapaian apik tersebut, maka tidak heran jika para pemain Prancis yang turut berkontribusi meraih medali perak Thomas Cup 2026 masih larut dalam perayaan.

Dalam pernyataan terbarunya sebagaimana dikutip dari Badminton Europe, Toma Junior Popov menilai jika medali perak yang ia dapatkan bahkan terasa seperti emas.

"Mungkin ini medali perak, tetapi bagi kami rasanya seperti emas," kata Toma Junior Popov.

Toma Junior Popov mengaku senang dengan pengalaman yang ia dapatkan.

Medali perak Thomas Cup 2026 membuatnya makin bersemangat untuk bisa memenangkan emas di lain waktu.

"Sungguh luar biasa bagi kami untuk berada di sini dan menjadi bagian dari penyelenggaraan acara besar seperti ini. Kami sangat senang dan bangga, dan kami akan menikmatinya. Mungkin bagus bahwa kami tidak menang kali ini, mungkin ini akan membuat kami lebih bersemangat untuk memenangkan medali emas di lain waktu," tambah Toma Junior Popov.

Baca juga: Daftar Juara Thomas Cup Sepanjang Masa: China Back to Back, Indonesia Masih yang Paling Digdaya

Kejutan Prancis

Perjalanan Prancis di Thomas Cup 2026 memang diwarnai sederet kejutan. Sederet tim-tim unggulan berhasil mereka kalahkan.

Kiprah Toma Junior Popov dkk diawali dari Grup D bersama Indonesia, Thailand, dan Aljazair.

Di laga pertama, Prancis harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor 1-3.

Lalu di laga kedua, Prancis mampu menumpas perlawanan Aljazair dengan skor 5-0.

Kemudian di laga ketiga sekaligus penentuan, Prancis secara mengejutkan mampu mengalahkan Indonesia dengan skor 1-4.

Kemenangan atas Indonesia sekaligus membawa Prancis finis sebagai runner-up Grup D di bawah Thailand dan berhak melaju ke babak perempat final.

Sedangkan Indonesia yang mengalami kekalahan dipastikan tersingkir. 

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia gagal melaju ke babak perempat final Thomas Cup.

Kejutan Prancis berlanjut ke babak perempat final dengan mengalahkan Jepang dengan skor 3-0.

Hingga pada akhirnya, Prancis memastikan diri lolos ke final Thomas Cup 2026 setelah menundukkan India dengan skor 3-0.

Hasil Final Thomas Cup 2026: China 3-1 Prancis

MS1: Shi Yu Qi vs Christo Popov 21-16, 16-21, 21-17

MS2: Li Shi Feng vs Alex Lanier 13-21, 10-21

MS3: Weng Hong Yang vs Toma Junior Popov 22-20, 20-22  21-19

MD2: He Ji Ting/Ren Xiang Yu vs Eloi Adam/Leo Rossi 21-13, 21-16

MD1: Liang Wei Keng/Wang Chang vs Christo Popov/Toma Junior Popov tidak dimainkan

(Tribunnews.com/Isnaini)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.