Baca juga: Zubaidi Warga Merapi Timur Lahat Hilang Terseret Arus Sungai Lematang Saat Mencuci Motor
SRIPOKU.COM, EMPAT LAWANG — Harga jual kopi di tingkat petani di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, mengalami kenaikan tipis pada Selasa (5/5/2026). Meskipun kenaikan belum signifikan, para petani berharap harga komoditas andalan ini dapat kembali menyentuh rekor tertinggi seperti tahun sebelumnya.
Saat ini, harga jual biji kopi dengan kualitas tertinggi dari petani ke pengepul berada di angka Rp51.000 per kilogram.
Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar Rp3.000 dibandingkan harga sebelumnya yang tertahan di posisi Rp48.000 per kilogram.
"Saya baru saja menjual hasil panen tahun lalu yang sempat disimpan, harganya tadi Rp51.000," ujar salah seorang petani kopi di Kecamatan Muara Pinang.
Ia menambahkan bahwa informasi terakhir yang diterimanya harga masih di angka Rp48.000, sehingga kenaikan ini disambut dengan optimisme.
Meski menyambut baik kenaikan tersebut, para petani tetap menyimpan kekhawatiran.
Belajar dari pengalaman tahun lalu, harga kopi sempat melambung hingga di atas Rp70.000 per kilogram sebelum masa panen, namun justru merosot ke angka Rp40.000-an saat panen raya dimulai.
"Harapannya harga bisa terus naik seperti tahun lalu dan tidak jatuh saat panen tiba," ungkap petani lainnya.
Harapan ini sangat beralasan mengingat mayoritas penduduk Kabupaten Empat Lawang menggantungkan hidup sepenuhnya pada komoditas kopi yang hanya bisa dipanen satu kali dalam setahun ini.
Pihak petani berharap tren positif ini terus berlanjut guna menopang ekonomi keluarga dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.
Baca juga: Jalan Rusak Parah, Truk Muatan Tenda Terbalik dan Lumpuhkan Akses Dua Desa di Empat Lawang