Tawuran di Jogja, 2 Pelajar Terjatuh saat Serang SMK di Umbulharjo, Polisi Ungkap Kronologinya
Yoseph Hary W May 06, 2026 01:14 AM

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Polisi mengungkap kronologi tawuran pelajar di Yogyakarta, tepatnya wilayah Umbulharjo, hingga akhirnya dua pelajar diamankan setelah terjatuh dari motornya. 

Dua pelajar tersebut jatuh dari motornya saat keduanya bersama rombongan bermotor menyerang SMK di Umbulharjo Kota Yogyakarta pada Selasa (5/5/2026).

Kasihumas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani HS dalam keterangannya menyampaikan bahwa peristiwa tawuran antarpelajar itu terjadi di sekitar Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Semaki, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Jajaran Polsek Umbulharjo saat itu bergerak cepat merespons insiden dan provokasi yang melibatkan dua SMK di Kota Yogyakarta itu. 

Rombongan pelajar serang SMK di Umbulharjo

Iptu Dani menyampaikan, kronologi kejadian itu, bermula pada Selasa (5/5/2026) sekira pukul 10.00 WIB di satu SMK di Umbulharjo telah terjadi pelemparan batu dari rombongan pelajar yang tidak diketahuinya identitasnya.

"Rombongan berusaha masuk ke dalam SMK namun pintu gerbang tertutup lalu (hanya menggedor pintu)," ujarnya, saat dikonfirmasi, Senin siang.

Karena tidak ada respons dari SMK tersebut, kemudian rombongan pelajar itu menuju SMK lain yang berada di wilayah Umbulharjo.

Di sana, rombongan tersebut melakukan penyerangan kepada pelajar yang sedang berada di depan sekolah. 

Satu motor jatuh, 2 pelajar diamankan

Satu motor rombongan pelaku terjatuh dan kemudian pengendara dan pembonceng telah ditangkap oleh Personel Polsek Umbulharjo.

"Yang diamankan dua, pengendara sama pembonceng," ujar Kasihumas.

Saat ini dua pelajar tersebut diamankan di Mako Polresta Yogyakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Diamankan di Polresta, untuk pemeriksaan di Satreskrim," pungkasnya. 

Kesaksian warga: Pelajar bersenjata tajam

Sebagai infromasi, tawuran antarpelajar dilaporkan terjadi di sekitar Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Selasa (5/5/2026) siang.

Para pelajar yang terlibat tawuran di Jalan Tunjung, Umbulharjo, Kota Yogyakarta itu membawa sejumlah senjata tajam (sajam), semisal sabuk gir dan alat lainnya.

Hal itu disampaikan saksi mata bernama Yono, yang menyaksikan detik-detik rombongan pelajar saling kejar di Jalan Tunjung, tepatnya samping Stadion Mandala Krida.

Berdasarkan kesaksiannya, rombongan pelajar datang sekitar 20 kendaraan lebih dari arah selatan sekitar jam 10.15 WIB.

Mereka diduga hendak menyerang pelajar SMA swasta yang berara di Jalan Tunjung, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

“Mereka datang dari arah Selatan, ada yang bawa sabuk sama gir. Kebetulan di sini (SMA swasta) pas jam istirahat, terus ketemu tadi ada yang tertangkap satu atau dua orang,” ujar Yono, saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (5/5/2026).

Yono mengatakan beberapa dari mereka sempat ada yang kabur sembari berteriak.

Mereka diduga sudah merencanakan tawuran tersebut.

Para pelajar yang terlibat juga disebutkan Yono mengenakan seragam SMA yang dipenuhi coret-coretan.

“Ada banyak itu 25 motor ada, mereka pakai seragam coret-coretan,” ungkap Yono yang berjualan lontong tahu di lokasi kejadian. 

Penjelasan Polisi

Berdasarkan video yang beredar, terlihat para pelajar yang terlibat tawuran tampak berlarian sembari berteriak.

Mereka kemudian berkerumun dan kembali berteriak seolah mengincar lawannya.

Pihak kepolisian saat dimintai keterangan membenarkan peristiwa tersebut.

Saat ini aparat kepolisian dari Polsek Gondokusuman dan Umbulharjo telah melakukan pengamanan.

“Benar, telah terjadi (tawuran) sudah ditangani Polsek Gondokusukan dan Umbulharjo,” kata Kasihumas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani HS, saat dikonfirmasi, Selasa siang.(hud)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.