BANJARMASINPOST.CO.ID- Seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan telah memiliki bidan.
“Distribusi bidan sudah merata. Seluruh desa dan kelurahan sudah terisi minimal satu bidan,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjar, M. Kholdani, Selasa (5/5).
Dia pun menyampaikan rasio bidan di Banjar yakni satu berbanding 1.000 penduduk. Sedangkan dalam pelayanan persalinan, standar yang diterapkan adalah ditangani tiga tenaga kesehatan, yakni satu bidan dan dua tenaga kesehatan lainnya.
“Kalau ditinjau dari sisi status kepegawaian, bidan desa di Banjar telah berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan,” urai Kholdani.
Baca juga: Pemerataan Bidan di Kalsel Masih Jadi PR Besar, IBI Kalsel Akui Tak Semua Profesional
Dijelaskan dia, pelayanan utama bidan meliputi kesehatan ibu dan anak (KIA) serta program keluarga berencana (KB).
Kendati demikian, Kholdani mengakui masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan, terutama di wilayah terpencil.
“Termasuk di daerah terpencil yang penduduknya sedikit dan akses yang cukup sulit. Itu yang menjadi tantangan,” katanya.
Selain itu, rendahnya kesadaran sebagian masyarakat untuk memeriksakan kesehatan ke tenaga medis, khususnya layanan kebidanan, juga menjadi kendala tersendiri.
Adapun fasilitas, Kholdani menyebut secara umum sarana dan prasarana sudah tersedia dan mampu mendukung kinerja bidan di lapangan.
Sementara untuk Pos Kesehatan Desa (Poskesdes), kewenangannya berada di pemerintah desa masing-masing.
Baca juga: Lowongan Kerja Bidan di RSU Handayati Tapin Kalsel, Cek Persyaratan Lengkap
Dikonformasi terpisah, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Banjar, Reihana, berharap para bidan dapat bekerja sesuai dengan kewenangannya serta terus meningkatkan kompetensi.
Pihaknya juga mendorong agar para bidan meningkatkan kualifikasi pendidikan minimal hingga jenjang S1 profesi guna menunjang kualitas pelayanan kesehatan di masyarakat. (Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)