Tagihan Listrik April 2026 Warga Jambi Naik? Ini Penjelasan PLN 
Darwin Sijabat May 06, 2026 09:11 AM

 

TRIBUNJAMBI.COM – Jagat media sosial baru-baru ini diramaikan oleh keluhan pelanggan listrik, termasuk di wilayah Jambi, yang mendapati tagihan bulan April 2026 melonjak drastis.  

Sejumlah warganet mengaku tagihan mereka membengkak hingga hampir dua kali lipat dibandingkan bulan sebelumnya, padahal mereka merasa tidak menambah perangkat elektronik baru. 

Seorang pengguna mengeluhkan tagihannya yang biasa Rp800.000 tiba-tiba melonjak ke angka Rp1,3–1,4 juta.  

Keluhan lain yang lebih ekstrem menyebutkan lonjakan dari Rp5–6 juta menjadi Rp9,6 juta.

Suhu Panas sebagai Pemicu Konsumsi 

Fenomena ini bertepatan dengan periode April-Mei 2026 di mana Indonesia tengah menghadapi musim kemarau dengan suhu udara yang jauh lebih panas.  

Kondisi cuaca ini diduga kuat menjadi faktor utama meningkatnya konsumsi listrik rumah tangga karena perangkat pendingin ruangan bekerja lebih intensif.

Klarifikasi Resmi PLN 

Menanggapi kegaduhan tersebut, PT PLN (Persero) melalui Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL, Gregorius Adi Trianto, memberikan penjelasan tegas bahwa fenomena ini murni akibat peningkatan pemakaian, bukan kenaikan harga. 

Baca juga: Usai Viral Tagihan Listrik Penjual Gorengan Rp12,7 Juta, Kini PLN Tolak Dibayar Pakai Uang Donasi

Baca juga: Negara Rugi Rp4,4 M akibat Korupsi Pengadaan Penjernih Air Sungai Batanghari

"Terkait ramainya informasi yang beredar di media sosial mengenai keluhan kenaikan tagihan listrik bulan April 2026, kami menegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik," ujar Gregorius, Senin (4/5/2026). 

Beliau menjamin bahwa PLN tetap mengikuti kebijakan tarif yang ditetapkan oleh Pemerintah melalui Kementerian ESDM. Untuk periode April hingga Juni 2026, tarif dipastikan stabil dan tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya.

Pantau Lewat PLN Mobile 

Untuk menghindari "kejutan" tagihan, PLN menyarankan pelanggan menggunakan aplikasi PLN Mobile guna memantau riwayat pemakaian atau pembelian token secara mandiri.  

Fitur ini diharapkan membantu warga dalam mengatur pola penggunaan energi agar lebih efisien. 

"Hal ini untuk dapat mengetahui dan mengatur pola penggunaan listrik secara lebih efisien," ungkap Greg. 

Selain itu, pelanggan diimbau untuk bijak menggunakan listrik dengan rutin memeriksa instalasi rumah dan mencabut perangkat elektronik yang sedang tidak digunakan agar konsumsi energi tetap terkendali.

Penyebab Tagihan Listrik Dapat Naik 

Manajer Komunikasi, Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Jawa Timur, Dana Puspita Sari, menjelaskan bahwa kenaikan tagihan listrik umumnya terjadi karena peningkatan konsumsi listrik pelanggan, bukan akibat perubahan tarif.  

"Pada periode cuaca panas, penggunaan peralatan seperti AC, kipas angin, dan kulkas cenderung meningkat, sehingga konsumsi listrik ikut naik," kata Dana, dilansir dari Kompas.com, Minggu (3/5/2026) Hal serupa disampaikan Dosen Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Toto Sukisno. 

Ia menyebut, lonjakan tagihan listrik dipicu oleh meningkatnya penggunaan energi, terutama saat cuaca panas.  

Baca juga: Pedagang Gorengan Kebingungan Dapat Tagihan Listrik Rp12,7 Juta: Saya Bayar Pakai Apa?

Baca juga: Analisis Guru Besar Unja, Dugaan Penghasutan-Perencanaan di Pembunuhan Pinang Merah Jambi

"Mengapa durasi pemakaiannya meningkat? Kalau pada AC contohnya, salah satunya disebabkan cuaca panas yang mengakibatkan kerja kompresor menjadi ekstra sehingga konsumsi energinya naik," ujar Toto. 

Toto mengatakan, saat cuaca panas seperti sekarang, kinerja AC akan sangat terlihat apakah kinerja tersebut baik atau masih kurang.  

"Air kondensasi pada AC terjadi karena udara hangat yang lembab bertemu dengan permukaan dingin (pipa/evaporator) sehingga menyebabkan uap air berubah menjadi cair," kata Toto.  

Dengan kata lain, saat air kondensasi berlebih dipastikan kompresor beroperasi terus menerus yang berdampak pada konsumsi energi semakin besar.

Cara Agar Tagihan Listrik Tidak Melonjak saat Cuaca Panas  

Lebih lanjut, berikut cara yang dapat digunakan untuk dapat mengatasi tagihan listrik melonjak saat cuaca panas.  

• Gunakan listrik sesuai kebutuhan, hindari pemakaian berlebihan agar konsumsi energi tetap terkendali.  

• Atur penggunaan AC dengan tepat. 

• Lakukan perawatan rutin dan atur suhu sesuai standar (22–26 derajat Celsius) agar lebih efisien.  

• Matikan perangkat listrik saat tidak digunakan.  

• Gunakan peralatan hemat energi. 

• Pilih perangkat dengan label efisiensi energi untuk menekan konsumsi listrik. 

• Manfaatkan ventilasi atau sirkulasi udara alami pada siang hari untuk mengurangi penggunaan AC atau kipas.  

• Gunakan listrik secara bijak dan efisien, sesuaikan pemakaian dengan kebutuhan harian, terutama saat cuaca panas.

 

DISCLAIMER 

 

Baca juga: Menteri Kesehatan ke RSUD Tanjabbar Hari Ini, Ungkap Kematian Dokter Myta Aprilia

Baca juga: Cuaca Jambi Hari Ini 6/5/2026, 2 Daerah Waspada Hujan Petir

Baca juga: Prediksi Skor Bayern vs PSG , Head-to-head dan Statistik di Liga Champions UEFA

Sumber: Kompas.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.