TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah melaksanakan uji coba perpanjangan rute bus Trans Jogja jalur 13 hingga Stadion TGP, Kabupaten Sleman.
Uji coba yang telah berjalan sejak Jumat (1/5/2026) ini menyasar potensi penumpang dan pedagang di kawasan Pasar Godean guna meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas transportasi publik.
Program perluasan jangkauan layanan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Perhubungan DIY, Pemerintah Kabupaten Sleman (melalui Dinas Perhubungan dan Dinas Perdagangan), serta operator Trans Jogja, yakni PT AMI dan PT JTT.
Sebelumnya, lintasan Trans Jogja jalur 13 berakhir di Terminal atau eks Pasar Belut.
Melalui kebijakan baru ini, rute diperpanjang sejauh kurang lebih 1,5 kilometer melewati kawasan Pasar Godean dan berakhir di area parkir Stadion TGP.
Terdapat sejumlah titik pemberhentian baru yang ditambahkan, meliputi depan Pasar Godean sisi selatan, depan SMPN 1 Godean, Stadion TGP, depan SMKN 2 Godean, depan Pasar Godean sisi utara, dan depan eks Pasar Belut Godean sisi utara.
Dalam rangka mendukung kelancaran uji coba, Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman telah memasang prasarana pendukung berupa rambu bus stop di titik-titik henti tersebut.
Sementara itu, di ujung rute, yakni area parkir Stadion TGP, Dinas Perhubungan DIY telah menempatkan halte portabel sementara.
Baca juga: BI DIY Optimistis Ekonomi DIY Tumbuh 5,7 -6,5 Persen Tahun 2026
Ke depan, Pemkab Sleman merencanakan pembangunan halte permanen di lokasi tersebut.
Penambahan jarak rute ini turut berdampak pada waktu tunggu antarkendaraan (headway) bus Trans Jogja.
Berdasarkan perhitungan teknis di lapangan, waktu tunggu akan bertambah dari sekitar 25 menit menjadi sekitar 30 menit.
Penyesuaian estimasi waktu kedatangan ini akan segera diperbarui ke dalam sistem informasi aplikasi Trans Jogja.
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan DIY, Wulan Sapto Nugroho, S.Si.T., M.T., menegaskan bahwa perpanjangan rute ini adalah bagian dari upaya berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi publik di wilayah DIY.
“Perpanjangan trayek jalur 13 ini bertujuan untuk menangkap potensi penumpang di kawasan Pasar Godean yang selama ini belum terlayani optimal. Harapannya, layanan ini bisa mempermudah masyarakat mengakses pasar tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi,” ujar Wulan, Rabu (6/5/2026).
Fase uji coba ini dijadwalkan akan berlangsung selama tiga bulan penuh, terhitung sejak 1 Mei 2026 hingga 31 Juli 2026 mendatang.
Evaluasi menyeluruh akan dilakukan pada akhir masa uji coba untuk menjadi landasan penetapan rute secara permanen.
Pemerintah berharap masyarakat, khususnya di kawasan Godean, dapat memanfaatkan layanan ini secara maksimal dan mulai beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum yang lebih aman, nyaman, serta ramah lingkungan. (*)