Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memperkuat sinergi kemitraan program kemanusiaan, pemberdayaan umat, sekaligus mencari solusi dari dinamika dan tantangan ekonomi keumatan global dengan Qatar.
Hal tersebut mengemuka dalam audiensi antara Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid dengan Duta Besar Qatar untuk Indonesia Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari, dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Kedutaan Besar Qatar untuk Indonesia di Jakarta, Selasa (5/5).
"Kolaborasi antarnegara menjadi kunci dalam menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, termasuk pengentasan kemiskinan dan penanganan krisis global," kata Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Sodik juga memaparkan berbagai program pembinaan dan pemberdayaan umat yang selama ini telah dijalankan, yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan oleh masyarakat.
Ia menilai penjelasan program tersebut merupakan komitmen dan pertanggungjawaban Baznas sebagai lembaga pengelola zakat nasional yang profesional, transparan, dan berdampak.
Dubes Qatar untuk Indonesia Sultan menyambut baik upaya Baznas dalam memperkuat kemitraan global, untuk meningkatkan kualitas program kemanusiaan dan pemberdayaan umat global.
Audiensi ini turut membahas sejumlah potensi kerja sama strategis, di antaranya penguatan pengelolaan zakat lintas negara, dukungan terhadap program-program kemanusiaan global, serta peluang kolaborasi dalam penyaluran bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah, termasuk kawasan terdampak konflik dan bencana.
Sebagai hasil dari pertemuan tersebut, Baznas RI dan Pemerintah Qatar sepakat untuk terus memperkuat silaturahim dan komunikasi kelembagaan sebagai fondasi dalam membangun kerja sama jangka panjang, khususnya dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan penguatan solidaritas umat di tingkat global.
Diharapkan melalui sinergi ini, hubungan antara Baznas RI dan Pemerintah Qatar dapat semakin erat, berkelanjutan, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan umat di kancah internasional.





