Nasib Oknum TNI yang Ngamuk Rusak Warung di Kemayoran Gegara Tak Terima Bayar Admin QRIS Rp 1000
Muhammad TaufiqRahman May 06, 2026 12:57 PM

- Viral di media sosial sejumlah oknum anggota TNI merusak sebuah warung kawasan Sumur Batu Kemayoran Jakarta Pusat gegara tak terima karena harus membayar admin QRIS sebesar Rp 1000.

Kadispenad Brigjen Donny Pramono mengatakan pelaku Sertu AW bakal diproses jika terbukti melakukan pelanggaran.

Ia juga memastikan setiap prajurit yang terlibat dalam keributan tersebut akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku jika terbukti melakukan pelanggaran.

Adapun peristiwa perusakan warung itu dilakukan oleh lebih dari 10 anggota TNI.

Ketua RT 09 RW 07 Sumur Batu, Bambang mengatakan peristiwa itu dipicu karena oknum TNI tak mau membayar admin QRIS atau fasilitas pembayaran digital.

Awalnya seorang oknum anggota TNI AD hendak membeli rokok karena tidak membawa uang cash.

Penjaga toko menjelaskan jika melakukan pembayaran secara online menggunakan QRIS akan dikenai biaya admin Rp 1000.

Penjaga toko sempat menyarankan agar pembayaran dilakukan secara tunai saja jika tak mau ada biaya admin, namun pelaku tidak membawa uang cash.

Atas hal itu terjadi cekcok dan anggota TNI tersebut menyebutkan bahwa dia merupakan anggota satuan militer.

Pelaku juga sempat mengancam agar penjaga warung perempuan itu tidak macam-macam kepada dirinya karena ia merupakan anggota TNI.

Pelaku kemudian memanggil rekan-rekannya dan melakukan aksi pengrusakan warung.

Adapun korban mengalami luka di bagian muka dan telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit, sementara Sertu AW mengalami luka penikaman.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.