Oknum TNI AD dan Rekannya Acak-acak Warung di Kemayoran, Bermula Cekcok Biaya Admin QRIS
Lulu Adzizah F May 06, 2026 11:42 AM

- Toko kelontong "Adi Jaya" di Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, diacak-acak gara-gara perselisihan seorang anggota TNI AD dengan dua penjaga toko pada Minggu (3/5/2026).

Peristiwa ini bermula saat anggota TNI AD tersebut hendak membeli rokok menggunakan QRIS karena tidak membawa uang tunai. Ia diduga keberatan dengan adanya biaya admin sebesar Rp 1.000 dalam transaksi tersebut.

Warga sekitar bernama Maya (40) menceritakan bahwa penjaga toko sudah menyarankan pembayaran tunai. Namun, pelaku justru terlibat cekcok dan mengancam penjaga toko.

Keributan memanas saat oknum TNI tersebut memukul wajah penjaga toko perempuan. Ia kemudian terlibat baku hantam dengan suami korban yang berusaha melerai.

Pelaku lalu mengambil tabung gas 3 kg untuk menghancurkan etalase rokok, etalase beras, hingga kulkas es krim. Ia bahkan sempat mengejar penjaga toko sampai ke dalam ruangan.

Setelah sempat pulang ke markas, oknum tersebut kembali membawa lebih dari 10 rekan prajurit TNI. Mereka kemudian mengeroyok penjaga toko laki-laki hingga mengalami luka-luka di muka, kaki, dan badan.

Pengeroyokan diduga dipicu aduan pelaku bahwa ia ditusuk oleh penjaga toko. Namun, saksi menyebut luka di perut oknum tersebut kemungkinan akibat terkena benda yang ia pegang sendiri saat kejadian.

Kadispenad Kolonel Inf Donny Pramono mengonfirmasi insiden yang melibatkan Sertu AW tersebut. Donny menyatakan bahwa prajuritnya mengalami luka penusukan dalam peristiwa itu dan sedang dirawat di RS Hermina Kemayoran.

Pihak TNI AD memastikan setiap prajurit yang terbukti melanggar akan diproses sesuai hukum. Sementara itu, Kapolsek Kemayoran Kompol Agung Ardiansyah menyatakan kedua belah pihak kini sepakat berdamai secara kekeluargaan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.