TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Barat, Lamek Dowansiba, komitmen mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan pengusaha lokal.
Lamek mengungkapkan bahwa HIPMI Papua Barat telah menyalurkan modal usaha kepada 52 pengusaha lokal sebagai langkah nyata mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.
“Yang menghambat saudara-saudara kita itu ada dua, yaitu akses permodalan dan akses jaringan,” tegasnya dalam agenda HIPMI Papua Barat di Manokwari, Selasa (5/5/2026).
Baca juga: Lamek Dowansiba Pastikan Dukungan kepada Reynaldo Bryan menuju Kursi Ketum BPP HIPMI
Lamek juga menyoroti tingginya angka kemiskinan di Papua Barat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di wilayah ini masih mencapai lebih dari 100 ribu jiwa.
Karena itu, HIPMI Papua Barat berinisiatif menghadirkan program-program konkret yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kita tidak boleh hanya menonton, tetapi harus ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di Papua Barat,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.