TRIBUN-MEDAN.com - Jadi tersangka usai tabrak lari pedagang buah, sopir Pajero tak ditahan.
Polisi pun menguak alasannya tak menahan pengemudi berinisial LPR (47).
LPR melakukan tabrak lari di Jalan Kalimalang Raya, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Baca juga: Kejati Sumut Periksa Oknum Jaksa di Madina Kasus Perzinahan dengan Calon ASN
Ia pun kini resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Tersangka sebelumnya menabrak pedagang buah yang sedang menyeberang jalan lalu kabur meninggalkan lokasi kejadian.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan, sopir Pajero tersebut ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil gelar perkara.
"Kasus tabrak lari di Kalimalang, hasil gelar perkara kemarin yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Ojo, Rabu (6/5/2026).
Baca juga: Didominasi Rute Medan-Binjai, Penumpang KA Bandara Naik di Libur Panjang
Ojo menjelaskan, tersangka dijerat Pasal 311 dan Pasal 312 Undang-Undang (UU) Nomor 22 tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal tiga tahun penjara.
Ia menyebut LPR tidak ditahan karena penyidik meyakini tersangka tidak akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.
"Tersangka tidak ditahan. Alasan subjektif penyidik yang berkeyakinan tersangka tidak akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti, dan tidak akan melakukan perbuatan yang sama serta adanya jaminan keluarga bahwa tersangka akan kooperatif," ungkap Ojo.
Baca juga: Partai Ummat Anggap Komdigi Antikritik, Hapus Video Amien Rais soal Prabowo - Seskab Teddy
LPR sebelumnya ditangkap di kediamannya di kawasan Pondok Bambu, Duren Sawit.
Kepada polisi, LPR mengaku kabur setelah menabrak korban lantaran panik dan takut diamuk massa.
"Alasan lari karena takut dimassa," ungkap Ojo.
Adapun peristiwa kecelakaan ini bermula saat korban hendak menyeberang jalan sambil membawa gerobak berisi buah dagangannya.
Di saat yang bersamaan, mobil Pajero berwarna hitam melaju dari arah Jatinegara menuju Duren Sawit.
Mobil itupun menabrak korban hingga membuat pedagang buah tersebut dan gerobaknya terpental.
Kondisi Korban
Beginilah kondisi lansia pedagang buah ditabrak Pajero.
Pengemudi mobil tersebut pun kabur sementara korban alami luka-luka.
Korban pun belum bisa dimintai keterangan.
Baca juga: TAGIH Biaya Berobat, ART yang Ngaku Dianiaya Erin Masih Sering Merasa Pusing Hingga Luka Cakaran
Pria lanjut usia (Lansia) pedagang buah yang menjadi korban tabrak lari di Jalan Laksamana Malhayati, Duren Sawit, Jakarta Timur masih menjalani perawatan.
Kanit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka) Satlantas Jakarta Timur, AKP Darwis Yunarta mengatakan hingga kini korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati.
"Korban masih di RS, saat ini kondisinya stabil. Namun masih belum bisa kita mintai keterangan (karena dalam perawatan)," kata Darwis di Jakarta Timur, Senin (4/5/2026).
Baca juga: Sang Anak Heran Ayahnya Putuskan Hubungan dengan Kekasih, Ternyata Selingkuh dengan Paman
Berdasarkan hasil pemeriksaan dilakukan tim dokter RS Polri Kramat Jati, korban mengalami luka robek di bagian kepala akibat kencangnya benturan saat tertabrak mobi.
Kini jajaran Unit Laka Satlantas Jakarta Timur masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait identitas pengemudi mobil yang melakukan tabrak lari terhadap korban.
"Masih dalam penyelidikan," ujar Darwis.
Polisi akhirnya telah menangkap pengemudi mobil Pajero yang sempat kabur usai menabrak gerobak pedagang buah di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Sabtu (2/5/2026).
“Sudah, pengemudi sudah ditangkap,” kata Kepala Subdit Penegakan Hukum (Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani dilansir Kompas.com, Senin (4/5/2026).
Namun, Ojo belum mengungkap identitas pengemudi tersebut.
Ia hanya memastikan bahwa mobil Pajero yang digunakan dalam insiden tersebut juga telah disita.
Kabur Usai Menabrak
Pajero kabur usai tabrak pedagang buah di Duren Sawit, Jakarta Timur.
Baca juga: Polsek Medan Kota Bekuk Seorang Remaja Residivis di Balik Curanmor yang Tergabung Geng Motor
Korban berinisial KA (65) menjadi korban tabrak lari mobil Mitsubishi Pajero hitam berpelat B 1756 PJL.
Rekaman CCTV insiden tersebut viral di media sosial.
Dalam video yang viral, terlihat pedagang buah mendorong gerobak dan menyeberang di zebra cross.
Baca juga: Tia Ayu: Program Tebus Ijazah Pemko Medan Jawaban Nyata Semangat Hardiknas
Namun, marka zebra cross di lokasi tampak sudah pudar dan hanya sebagian terlihat.
Saat menyeberang, beberapa pengendara motor melintas pelan di sekitar lokasi.
Tiba-tiba, mobil Pajero hitam melaju lurus dan menabrak pedagang buah tersebut.
Akibatnya, buah-buahan dari gerobak berhamburan di jalan.
Mobil sempat berhenti sekitar lima detik, lalu langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Sejumlah pengendara motor terlihat berteriak dan mengejar kendaraan tersebut.
Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Darwis Yunarta, membenarkan kejadian tersebut.
"Iya, memang tabrak lari," ujar Darwis saat dihubungi Kompas.com, Minggu (3/5/2026).
Baca juga: Festival Musikalisasi Puisi, Rico Waas: Seni dan Budaya Jadi Jiwa Pembangunan Kota
Ia menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di Jalan Raya Kalimalang arah timur, dekat Halte Agraria, Duren Sawit.
Korban KA, seorang pedagang buah asal Sumpiuh, Banyumas, Jawa Tengah.
(*/ Tribun-medan.com)