TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Pasca kebakaran kantor Desa Tabolang, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, akan dibuat pelayanan darurat untuk masyarakat.
Pasalnya kantor desa yang menjadi pusat pelayanan warga itu hangus terbakar pada, Rabu (6/5/2026) pagi tadi.
Kepala Desa Tabolang, Rusdin Sakaria, menjelaskan bahwa untuk sementara, layanan pemerintahan lumpuh total.
Baca juga: Pria di Pasangkayu Hilang 3 Hari, Diduga Alami Gangguan Mental, Tim Gabungan Terus Lakukan Pencarian
Baca juga: Kantor Desa Tabolang Terbakar, Dokumen Komputer Hingga ATK Ikut Ludes Dilalap Si Jago Merah
Hal ini disebabkan seluruh dokumen penting dan gedung kantor ludes terbakar.
"Jelas (pelayanan) pasti lumpuh, karena berkas semua habis terbakar," jelasnya ditemui di halaman Kantor Desa, Jl Trans Sulawesi, Desa Tabolang, Kecamatan Topoyo, Rabu (6/5/2026).
Meski demikian, Rusdin tidak tinggal diam.
Ia segera menggelar rapat bersama aparat dan staf desa.
Tujuannya untuk mengumpulkan kembali data-data penting desa yang ikut terbakar.
"Karena masyarakat pasti tetap membutuhkan pelayanan dari kami," ujarnya.
Untuk tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat, pemerintah desa akan membuka pelayanan darurat sembari terus berbenah memulihkan kondisi setelah kebakaran.
Sebagai informasi tambahan, Kantor Desa Tabolang dibangun sejak zaman transmigrasi sekitar tahun 1987.
Sepanjang sejarahnya, bangunan tersebut hanya mengalami beberapa kali renovasi.
"Sekarang umurnya sekitar 39 tahun," pungkas Rusdin.
Kebakaran yang terjadi pada Rabu (6/5/2026) diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materil ditaksir mencapai lebih dari Rp300 juta, termasuk hilangnya berbagai dokumen pemerintahan dan administrasi desa.(*)
Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah